@thesis{thesis, author={PUTRA ANDY SURYA}, title ={KONSEP PENGANBILAN GAMBAR FILM DOKUMENTER "NADA TANPA GEMA"}, year={2019}, url={http://repository.mercubuana.ac.id/50006/}, abstract={Keberadaan pantomim di Indonesia saat ini berada dalam posisi yang memperihatinkan, keberadaan pantomim kini semakin jarang dilihat. Mengingat seni pantomim adalah seni pertunjukkan yang sarat dengan penyampaian pesannya, bukan sekedar untuk menghibur namun pantomim juga medium yang bagus untuk menyuarakan sesuatu. Seorang seniman pantomim harus meriset lebih dalam tentang objek atau subjek yang akan di mainkannya, mereka harus mengosongkan jiwanya untuk menjadi jiwa baru yang kemudian akan di mainkan lewat gerak atau olah tubuh dan mimik wajahnya. Film dokumenter nada tanpa gema mengikuti perjalanan seorang seniman pantomim yang bernama Wanggi Hoed, dimana beliau berjuang mempertahankan seni pantomime di Indonesia. Nada Tanpa Gema menggambarkan kekuatan dari sebuah perjuangan, cinta kasih, serta kesenian yang harus lebih banyak. Produksi film dokumenter hanya membutuhkan tim kecil, Umumnya dua hingga lima orang. Jumlah tim yang sangat sedikit ini sangatlah efektif dan praktis jika saat syuting diperlukan gerak yang cepat dan leluasa. Dengan begitu kamera selalu siap merekam gambar peristiwa yang tiap saat dapat saja terjadi tanpa diduga di rencanakan.} }