@thesis{thesis, author={HANIFAH Heksa Dwi}, title ={KEBIJAKAN REDAKSIONAL MEDIA ONLINE ”PORTAL PURWOKERTO” DALAM PENGELOLAAN BERITA CONTENT CREATOR (Analisis Teori Hierarki Pengaruh Pamela J Shoemaker dan Stephen D Reese)}, year={2024}, url={http://repository.peradaban.ac.id/1163/}, abstract={Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebijakan redaksional Portal Purwokerto dalam pengelolaan berita content creator. Kebijakan redaksional menentukan arah pemberitaan dalam sebuah media massa. Isi dari pemberitaan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal sehingga adanya kebijakan redaksional menjadi penentu naik atau tidaknya suatu berita. Hal ini yang ditemukan dalam pengelolaan berita content creator di Portal Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori dalam penelitian ini menggunakan teori hierarki pengaruh Pamela J. Shoemaker dan Stephen D. Reese yang membagi lima level analisis, yaitu level individu, level rutinitas media, level organisasi, level ekstra media, dan level ideologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan berita content creator di Portal Purwokerto didasarkan pada buku putih yang menjadi pedoman dalam pemberitaan. Pada level individu, baik content creator ataupun editor bersikap profesional dan objektif dalam membuat dan menentukan berita. Level rutinitas media, content creator diwajibkan untuk membuat lima berita sebagai rutinitas harian dengan sumber dari media sosial, website resmi dan memperhatikan tingkat keterbacaan topik pada khalayak dengan menggunakan google analytic dan google trends. Level organisasi, Portal Purwokerto memegang kebebasan pers dalam mengelola berita content creator dengan berpedoman pada buku putih. Level ekstra media, pengelolaan berita content creator dipengaruhi oleh sumber berita dan teknologi. Level ideologi, Portal Purwokerto berkomitmen untuk menyajikan informasi yang faktual, akurat, dan tanpa hoaks dengan mengusung lokalitas Banyumasan yang tegas dan lugas namun tetap menerapkan prinsip-prinsip jurnalistik yang seimbang, jujur, netral dan independen.} }