@thesis{thesis, author={Oktavia Anggraeni In and Rosandi Muhammad Janu}, title ={PENGARUH VARIASI JENIS PELARUT TERHADAP KUALITAS EKSTRAK DAUN TEMPUYUNG (Sonchus arvensis L.) DENGAN METODE MASERASI}, year={2018}, url={http://repository.pimedu.ac.id/id/eprint/234/}, abstract={Tempuyung merupakan tanaman liar di habitat alam yang tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Daun dari tanaman tempuyung mengandung garam-garam mineral seperti kalium magnesium, natrium, dan senyawa organik seperti flavonoid. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh variasi jenis pelarut terhadap kualitas ekstrak daun tempuyung (Sonchus arvensis L.). Penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Pelarut yang digunakan adalah air, etanol 25%, etanol 50% dan yang diukur adalah rendemen, kadar air, kadar abu tidak larut asam, kandungan metabolit sekunder. Rendemen dari pelarut air sebesar 19,85%, pelarut etanol dengan konsentrasi 25% sebesar 14,65% dan pelarut etanol 50% sebesar 13,20%. Pada kandungan metabolit sekunder didapatkan dari ketiga sampel yaitu flavonoid dan tanin. Hasil dari analisa data didapatkan perbedaan yang signifikan dimana kadar air menunjukan bahwa nilai F = 13,417 dengan sig. = 0,006 (<0,05), kadar abu menunjukan bahwa nilai F = 40,353 dengan sig. = 0,000 (<0,05), kadar abu tidak larut asam menunjukan bahwa nilai F = 21,246 dengan sig. = 0,002 (<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh terhadap variasi jenis pelarut. Kata Konci: Pengaruh Variasi Jenis Pelarut, Daun Tempuyung, Metode Maserasi} }