A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_session9d14dd62leovstojm8r86vld9h7b8skp): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={CAHYO AVRIANTO},
title ={UPAYA PENATAAN KARGO BATUBARA DI ATAS TONGKANG UNTUK MENGANTISIPASI PENABRAKAN PADA JEMBATAN MARTADIPURA},
year={2023},
url={http://repository.pip-semarang.ac.id/5410/},
abstract={Abstraksi ? Pemuatan batu bara di kapal tongkang
memerlukan penanganan yang tepat dan sistematis agar
proses penyusunan muatan dapat berlangsung secara efisien
dan efektif. Dengan menggunakan stowage plan, pemuatan
dilaksanakan melalui proses perencanaan penataan. Dalam
kegiatan proses pengiriman batu bara tidak selamanya
berjalan lancar. Pada saat peneliti melaksanakan Prada di PT.
Indo Tambangraya Megah, terjadi peristiwa penabrakan
kargo terhadap jembatan Martadipura oleh tongkang
Armada Kaltim 3003 yang ditarik oleh kapal tunda KSA 111.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab, dampak
dan strategi penataan kargo batu bara di atas tongkang untuk
mencegah terjadinya penabrakan pada jembatan
martadipura.
Penelitian menggunakan metode kualitatif yang
menjelaskan secara menyeluruh pada objek yang diteliti
dimana peneliti menjadi instrumen utama. Dalam metode ini
data-data yang didapat dirangkai, kemudian dianalisis untuk
dihubungkan dengan teori-teori yang relevan, sehingga
diperoleh kesimpulan yang analitis. Teknik pengumpulan data
dapat menggunakan sumber primer atau sekunder.
Selanjutnya dapat dilakukan pemantauan (observasi),
wawancara (interview), dokumentasi, maupun perpaduan
ketiganya berdasarkan bidang teknis atau teknik
pengumpulan data.
Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor penyebab
muatan batu bara yang menyangkut di Jembatan
Martadipura ialah puncak muatan gunung batu bara yang
diangkut di tongkang terlalu tinggi, dampak yang ditimbulkan
pihak shipper mengalami perubahan ulang Barge Schedule,
dan upata yang diperlukan dalam penataan kargo batu bara
untuk mencegah terjadinya penabrakan pada Jembatan
Martadipura adalah pembagian gunung batu bara dengan
puncak lebih rendah.}
}