@thesis{thesis, author={Putra Putu Arditha Kartika}, title ={Deteksi Tepi Ukiran Pepatran Bali Menggunakan Metode Prewit dan Sobel}, year={2024}, url={http://repository.pnb.ac.id/12911/}, abstract={Pepatran Bali, sebagai salah satu seni ukir tradisional yang kaya akan detail dan nilai estetika, merupakan warisan budaya yang penting untuk dilestarikan. Namun, dalam era digital ini, tantangan utama yang dihadapi oleh desainer adalah bagaimana mereplikasi motif-motif ukiran tersebut secara akurat dalam bentuk digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem yang mampu mendeteksi tepi ukiran pepatran Bali menggunakan metode Prewit dan Sobel. Kedua metode ini dipilih karena kemampuan mereka dalam menghitung gradien intensitas dan mendeteksi tepi secara efektif, serta menghasilkan hasil deteksi yang lebih konsisten dan jelas. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Object-Oriented Analysis and Design (OOAD) serta memanfaatkan Unified Modeling Language (UML) dalam perancangan sistem. Metode Prewit digunakan untuk mendeteksi perubahan intensitas pada setiap piksel dalam citra, sementara metode Sobel diterapkan untuk memberikan efek smoothing dan meningkatkan ketahanan terhadap noise. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode black box testing untuk memastikan keakuratan dan konsistensi hasil deteksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mendeteksi tepi ukiran pepatran Bali dengan tingkat akurasi yang bagus, dan dilakukan pengujian User Acceptence Testing(UAT) dengan responden orang yang memahami di bidang seni, menghasilkan presentase 96% untuk hasil metode prewit dan sobel, 49,02% untuk metode prewit, dan 32,68% untuk metode sobel, yang artinya perpaduan antara prewit dan sobel ini baik untuk digunakan, dan untuk metode terpisah mungkin memberikan nilai yang rendah tetapi bia digunakan untuk alternatif di beberapa kondisi. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat mempermudah desainer dalam melakukan digitalisasi dan rekayasa ulang motif-motif ukiran Bali, serta mendukung pelestarian seni budaya tradisional Bali dalam konteks modern.} }