@thesis{thesis, author={Sigalingging Daniel Hasiholan}, title ={Analisis Arus Hubung Singkat Satu Fasa ke Tanah Terhadap Neutral Grounding Resistance (NGR) 12 Ohm di Gardu Induk 150 kV Gandul}, year={2024}, url={http://repository.pnb.ac.id/13332/}, abstract={Penyulang adalah sarana untuk pendistribusian tenaga listrik dari gardu induk ke konsumen. Penyulang tersebut sering mengalami gangguan,diantaranya adalah gangguan hubung singkat satu fasa ke tanah sehingga mengakibatkan terjadinya aliran arus gangguan ke neutral grounding resistansi, (NGR) arus gangguan yang bersar dapat menyebabkan terjadinya flash over dari elemen NGR menyambar tiang penangga NGR. Penelitian ini menemukan bahwa arus hubung singkat 1 fasa ketanah yang mengaliri Neutral Grounding Resistance Bay Trafo 4 Di Gardu Induk 150kv Gandul di jarak 0% = 910,48 Ampere, 25% = 909,85 Ampere, 50% = 901,12 Ampere,75% =896,25 Ampere, 100% =889,67 Ampere. Berdasarkan hasil analisis ditemukan arus gangguan satu fasa ke tanah tersebut dapat menimbulkan tegangan imbas senilai 10.925 V, untuk menjaga kehandalan tegangan tersebut membutuhkan jarak aman antara tiang penyangga dengan element minimum 11 cm, namun neutral yg disediakan pabrik elemen grounding tersebut memiliki jarak 6 cm sehingga mengakibatkan terjadinya flash over. Oleh karena itu untuk melokalisir gangguan flashover dari element ke tiang penyangga diperlukan penambahan isolasi XLPE 12/20 kV sehingga pada saat terjadi gangguan fasa ke tanah arus bocor menembus isolasi maksimum 0,000071 ?A.} }