@thesis{thesis, author={Andika I Gede Ferry Ade}, title ={Pengaruh Perbandingan Akurasi Kwh Meter Ami dan Kwh Meter Pascabayar Konvensional terhadap Lonjakan Penggunaan Energi Listrik Pelanggan PT PLN (Persero) ULP Denpasar}, year={2024}, url={http://repository.pnb.ac.id/14029/}, abstract={Dalam proses pengukuran konsumsi energi listrik, sering kali dijumpai perbedaan hasil pengukuran antara kWh meter pascabayar konvensional dan kWh meter AMI (Advanced Metering Infrastructure). Perbedaan akurasi ini dapat disebabkan oleh teknologi yang digunakan, kemampuan pencatatan data, dan tingkat keandalan masing-masing perangkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan akurasi pengukuran energi listrik antara kWh meter pascabayar konvensional dan kWh meter AMI di lima pelanggan PLN ULP Denpasar selama periode Maret 2023 hingga Maret 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data kuantitatif melalui pembacaan kWh meter bulanan, wawancara dengan pelanggan untuk memahami kebiasaan penggunaan listrik, serta pencarian literatur terkait pengukuran energi listrik. Hasil analisis menunjukkan bahwa kWh meter konvensional memiliki akurasi yang lebih rendah, dengan rentang 57% hingga 95,70%, sementarakWh meter AMI memiliki akurasi yang sangat tinggi, yaitu antara 99,60% hingga 99,92%. Perbedaan akurasi ini menyebabkan peningkatan konsumsi kWh yang terukur sebesar 5,39% hingga 264,01%, yang berdampak signifikan terhadap tagihan listrik konsumen. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa penggantian kWh meter konvensional dengan kWh meter AMI dapat meningkatkan akurasi pengukuran dan efisiensi distribusi energi listrik. Saran yang diberikan meliputi peningkatan penggunaan kWh meter AMI, monitoring dan evaluasi berkala, pelatihan teknis, pengembangan infrastruktur, penyesuaian kebijakan, serta peningkatan layanan pelanggan.} }