@thesis{thesis, author={Kader I Made Suardana and Pradnyanta I Gusti Ngurah Deva Angga and Sutapa I Nyoman}, title ={Perbandingan produktivitas pengecoran beton bertulang terhadap waktu dan biaya antara metode konvensional dengan semi konvensioal pada proyek pembangunan gedung kantor balai pemasyarakatan kelas 1 Denpasar}, year={2022}, url={http://repository.pnb.ac.id/1700/}, abstract={Pada Proyek Pembangunan Gedung Kantor Balai Pemasyarakatan Kelas 1 Denpasar dilaksanakan pekerjaan pengecoran beton bertulang dengan 2 metode yang berbeda di setiap lantainya, yaitu metode konvensional pada lantai 3 dengan alat lift Cor dan truck mixer, sedangkan untuk metode semi konvensional pada lantai 2 dengan alat concrete pump dan truck mixer. Pengecoran ini terdiri dari balok, plat lantai dan list plank beton. Beton yang digunakan merupakan beton ready mix dengan mutu K-250 yang di angkut dari baching dengan jarak dengan jarak batching plant ke lokasi proyek yaitu ± 12 km. Pekerjaan beton merupakan pekerjaan yang berat sehingga pemilihan metode yang tepat dapat mengoptimalkan sebaik mungkin hasil pekerjaan, waktu dan biaya. Untuk itu tujuan penelitian ini yaitu membandingkan metode konvensional dengan semi konvensional. Dilihat dari segi perbadingan produktivitas metode konvensional lebih kecil dari pada metode semi konvensional yaitau 5,8 m3/jam : 10.8 m3/jam, dari segi perbadingan durasi atau waktu pengerjaan metode konvensional lebih lama dari pada metode semi konvensional yaitu 13,1 jam : 7,04 jam, dari segi biaya metode konvensional lebih mahal dari pada metode semi konvensional yaitu Rp. 957.638 /m3 : Rp. 922.309 /m3. Dari sini dapat dilihat lama waktu pengerjaan atau durasi dan biaya pekerjaan beton berbanding terbalik dengan produktivitas metode sehingga semakin besar produktivitas metode, maka seakin kecil durasi dan biaya ayang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatau pekerjaan beton tersebut.} }