@thesis{thesis, author={Gunawan I Nyoman Wahyu Aris and Widanta I Made Rai Jaya and Widiantara Ida Bagus Gde}, title ={Pengaruh Variasi Kecepatan Udara Pendingin Kondensor pada Penerapan Sistem Evaporative Cooling terhadap Performansi AC Split}, year={2023}, url={http://repository.pnb.ac.id/6707/}, abstract={Penggunaan sistem evaporative dalam teknologi AC merupakan salah satu solusi yang menjanjikan untuk mencapai solusi pendinginan yang berkelanjutan dan efisien. Dengan potensinya yang luar biasa untuk secara signifikan mengurangi konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca, pendekatan inovatif ini dapat merevolusi industri pendingin dan berkontribusi pada masa depan yang lebih baik.Penggunaan sistim evaporative cooling, dalam hal ini menyemprotkan air atau meneteskan air kondesat pada kondensor merupakan salah satu solusi untuk menyerap panas kondensor lebih baik. Hal lain yang dapat dilakukan adalah dengan mengatur ulang laju kecepatan kipas pada kondensor untuk mendinginkannya. Pengaturan ulang laju kecepatan kipas pada kondensor juga dapat membantu meningkatkan performa AC dan mengurangi penggunaan energi listrik yang besar. Dari pengujian yang telah dilakukan penggunaan 3 buah semprotan nosel pada bagian tengah dengan kecepatan fan kondesor normal mendapatkan COP sebesar 5,34 dan daya listrik sebesar 882watt dimana terjadi kenaikan signifikan pada COP sebesar 41% dan daya listrik sebesar 15%. Jadi dapat dikatakan penggunaan evaporative cooling baik dengan semprotan nosel maupun tetesan air dapat meningkatkan effektifitas A/C secara signifikan.} }