@thesis{thesis, author={Anakottapary Daud Simon and Prayana I Putu and Susila I Dewa Made}, title ={Pengaruh Penempatan Batu Apung Pada Mesin Pengering Kunyit Terhadap COP}, year={2023}, url={http://repository.pnb.ac.id/6712/}, abstract={Pengaruh pemasangan batu apung pada mesin pengering kunyit terhadap tahapan Coefficient of Performance heat pump (COPhp). Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana penambahan batu apung memengaruhi kinerja proses pengeringan dan COPhp sistem. Penelitian ini dimulai dengan merinci teori dasar pengeringan kunyit, konsep Coefficient of Performance, dan sifat-sifat batu apung. Selanjutnya, fase perancangan melibatkan integrasi batu apung dalam mesin pengering. Batu apung berkualitas dipilih dengan hati-hati dan ditempatkan secara strategis untuk meningkatkan transfer panas. Selama fase pengujian, mesin pengering dievaluasi menggunakan batu apung dengan penempatan yang berbeda dan tanpa batu apung. Berbagai parameter, termasuk suhu, dan kelembaban, serta dianalisis untuk menentukan dampak pengaruh batu apung pada proses pengeringan dan COPhp. Hasil dari penelitian ini sebagai pompa kalor maka pengujian berdasarkan waktu hidup sistem selama 18000 detik pada 40°C pada penambahan batu apung dengan penempatan batu didepan kondensor memiliki rata-rata yang lebih tinggi COPhp teoritis = 8, sedangkan rata- rata pada pengujian tanpa menggunakan batu apung dan penambahan batu apung dengan penempatan batu apung dibelakang kondensor lebih rendah sebesar COPhp teoritis = 5,9 dan 5,3. Selain itu, diamati bahwa sistem yang dikembangkan mampu mencapai efisiensi energi yang ditingkatkan dan kinerja pengeringan yang lebih baik melalui pemasangan batu apung.} }