@thesis{thesis, author={Ardika I Wayan Dana and Dika I Gede Indra and Indrayanti Anak Agung Putri}, title ={Analisis Perbandingan Biaya Antara Penambhan Tenaga Kerja Dengan Waktu Kerja Terhadap Percepatan Pelaksanaan Proyek Dengan Metode Time Cost Trade Off}, year={2023}, url={http://repository.pnb.ac.id/7712/}, abstract={Ada berbagai hal yang terjadi pada proyek konstruksi yang menyebabkan peningkatan waktu pelaksanaan dan pembengkakan biaya pelaksanaan. Dalam pelaksanan pembangunan Villa Aquamarine mengalami keterlambatan. Oleh karena itu perlu dipercepat agar sesuai dengan target. Tujuan dari penelitian ini yaitu, mengetahui biaya yang didapat akibat percepatan dengan penambahan tenaga kerja dan percepatan dengan penambahan jam kerja, serta mengetahui selisih biaya antara percepatan menggunakan penambahan tenaga kerja dengan penambahan jam kerja. Adapun hasil dari penelitian ini adalah biaya akibat percepatan menggunakan penambahan tenaga kerja tipe 1 sebesar Rp 1,738,977,389 dan biaya akibat percepatan menggunakan penambahan 1 jam lembur Rp 1,740,581,522 dengan selisih biaya Rp 1,604,133, untuk biaya percepatan penambahan tenaga kerja tipe 2 sebesar Rp 1,740,667,780 dan biaya percepatan penambahan 2 jam lembur sebesar Rp 1,747,892,730 dengan selisih Rp 7,224,950, sedangkan biaya percepatan penambahan tenaga kerja tipe 3 sebesar Rp 1,741,875,202 dan biaya percepatan penambahan 3 jam lembur sebesar Rp 1,755,664,237 dengan selisih biaya Rp 13,789,035. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan percepatan durasi percepatan pelaksanaan proyek, biaya percepatan dengan penambahan tenaga kerja lebih efektif jika dibandingkan dengan biaya akibat percepatan dengan penambahan jam kerja. Oleh karena itu, dengan harga yang lebih efisien, penambahan tenaga kerja untuk mempercepat durasi pelaksanaan proyek dinilai lebih tepat untuk digunakan} }