@thesis{thesis, author={Putra I Gusti Putu Adi Suartika and Suardika I Nyoman and Wahyuni Ni Putu Dian}, title ={Implementasi Metode Lean Project Management Dalam Mereduksi Nonphysical Construction Waste (Studi Kasus : Proyek Pengembangan Gedung Rumah Sakit Bmc Bangli)}, year={2023}, url={http://repository.pnb.ac.id/7891/}, abstract={IMPLEMENTASI METODE LEAN PROJECT MANAGEMENT DALAM MEREDUKSI NONPHYSICAL CONSTRUCTION WASTE (Studi Kasus : Proyek Pengembangan Gedung Rumas Sakit BMC Bangli) Ni Putu Dian Wahyuni Program Studi D-IV Manajemen Proyek Konstruksi Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Bali, Jalan Kampus Bukit Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali ? 80364 Telp. (0361) 701981 Fax. 701128 Email : dianwahyuninechan@gmail.com ABSTRAK Abstrak : Dalam pembangunan sebuah proyek konstruksi memiliki risiko yang tinggi sehingga banyak faktor penting yang mempengaruhi hasil dari suatu proyek yang disebut 5M, yaitu man, money, method, material dan machine. Waste dalam dunia konstruksi dapat didefinikasikan sebagai kehilangan atau kerugian berbagai sumber daya, yaitu material, waktu, modal yang diakibatkan oleh kegiatan- kegiatan yang membutuhkan biaya secara langsung maupun tidak langsung. Waste dikategorikan menjadi Physical Waste dan Non- Physical Waste. Physical Waste timbul dari kegiatan konstruksi, renovasi dan pembongkaran, dapat diartikan sebagai limbah padat seperti pasir, kayu, bata, dan bahan organik lainnya, sedangkan Non-Physical Waste terjadi selama proses pelaksanaan konstruksi. Waste non fisik meliputi defect (cacat), waiting (menunggu), Unnecessary inventory (persedian yang tidak perlu), Inappropriate processing (proses yang tidak tepat), Unnecessary motion (Gerakan yang tidak perlu), Excessive Transportation (transportasi berlebih), dan Over production (produksi berlebih). Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, kuesioner list defect proyek sehingga mendapatkan critical waste. kemudian dianalisis resiko yang terjadi, dan diberikan rekomendasi perbaikan disetiap permasalahan yang terjadi Pada Proyek Pengembangan Gedung RS BMC Bangli terdapat critical waste maka didapatkan waste yang paling sering terjadi pada proyek tersebut adalah waste defect dengan bobot yang paling tinggi yaitu 0,1987, waste waiting dengan bobot tertinggi kedua yaitu sebesar 0,1956, dan inappropriate processing dengan bobot tertinggi Ketika sebesar 0,1514. Kata Kunci : Lean Project Management, Waste, Nonphysical Construction Waste.} }