@thesis{thesis, author={Ardika I Nyoman and Pranaja Komang Mahogra Adi and Putra I Gusti Putu Adi Suartika}, title ={Analisis Eksperimental Biaya Produksi dan Tegangan Ijin Lentur Maksimum Balok Pracetak Non Prategang Ukuran 60x120 mm dengan Panjang 2500 mm dan 3000 mm}, year={2023}, url={http://repository.pnb.ac.id/8572/}, abstract={ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh inovasi peneliti untuk dapat mengurangi ketetebalan pelat lantai pada rumah tinggal dengan menerapkan keunggulan metode pracetak sebagai alternatif solusi dari kelemahan metode konvensional. Berdasarkan beberapa pertimbangan, ditetapkan balok beton pracetak non prategang ukuran 60 x 120 mm dengan panjang 2500 mm dan 3000 mm diaplikasikan sebagai penumpu struktur plat lantai beton bertulang pracetak tebal 40 mm, dengan dimensi ruangan implementasi balok seluas 255 m x 3 m. Penelitian dilakukan melalui kegiatan analisis eksperimental pengujian kuat lentur untuk mendapatkan nilai tegangan ijin lentur maksimum balok. Berdasarkan nilai tegangan tersebut, dapat diketahui jarak optimum pemasangan balok eksperimental sehingga didapatkan besaran biaya produksi dan implementasi balok pada ukuran ruangan yang ditentukan. Berdasarkan hasil analisis eksperimental dapat diketahui nilai tegangan ijin lentur maksimum balok panjang 2500 mm dan 3000 mm sebesar 20,067 N/mm2 serta 19,413 N/mm2, jarak optimum pemasangan dari as-as balok yaitu 610 mm dan 235 mm, biaya produksi balok panjang 2500 mm dan 3000 mm sebesar Rp 65.800,74 dan Rp 78.960,89 per batang dan biaya implementasi balok pada ukuran ruangan rumah tinggal 2,5 m x 3 m sebesar Rp 263.202,95 dan dimensi ruangan 3 m x 3 m sebesar Rp 1.105.452,41. Kata kunci: beton, pracetak, biaya} }