@thesis{thesis, author={Anakottapary Daud Simon and Atmaja Khema Akira Novana and Sugina I Made}, title ={Pengaruh Temperatur Pemanasan Produk Kunyit Terhadap Kandungan Air}, year={2022}, url={http://repository.pnb.ac.id/886/}, abstract={Pompa kalor termasuk sistem mesin refrigerasi yang salah satu prosesnya adalah melepaskan energi panas yang bisa dimanfaatkan sebagai metode pengeringan. Penulis ingin memanfaatkan variasi energi panas yang dilepaskan oleh kondensor untuk mengeringkan produk kunyit pada sistem refrigerasi maka kandungan air kunyit menurun dengan cara mengalirkan udara panas ke kabin pengering dan kandungan air yang menguap pada kunyit diserap kembali oleh evaporator. Variasi energi panas diharapkan mampu untuk mempercepat penurunan kandungan air pada kunyit. Pada penelitian menggunakan metode eksperimen karena dikerjakan dengan pengujian perbedaan temperatur 40°C dan 45°C dengan waktu pengujian 5 jam yang dilakukan di sebuah mesin pompa kalor dengan sistem pengeringan tertutup. Adapun penempatan produk kunyit bermassa 2100 gram dilakukan pada kabin menggunakan 6 buah rak dimana massa kunyit terbagi menjadi 350 gram sama rata. Analisis akan dilakukan pada hasil kandungan air akibat variasi temperatur pemanasan dan koefisien kinerja mesin pompa kalor. Dari pengujian yang telah dilakukan pada mesin pompa kalor pemanasan produk kunyit menggunakan variasi temperatur pemanasan menunjukan bahwa koefisien kinerja rata-rata mesin pompa kalor (COPhp teoritis) sebesar 5,6 dan 5,3 serta pengurangan kandungan air kunyit sebesar 48,8% pada pemanasan 40°C dan 75,6% pada pemanasan 45°C. Semakin besar temperatur pemanasan maka penurunan kandungan air kunyit semakin besar dan koefisien kinerja mesin pompa kalor semakin kecil.} }