@thesis{thesis, author={Bagiada I Made and Kusno Hendra Sanjaya and Putri Syarifah Annisa}, title ={Analisis Kinerja Laporan Keuangan PT Pertamina Patra Niaga Pasca Legal End-State Sub Holding Commercial & Trading (SH C&T) PT Pertamina (Persero)}, year={2023}, url={http://repository.pnb.ac.id/9075/}, abstract={Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan perusahaan yang dimiliki oleh pemerintah yang mengelola kawasan produksi penting berperan sebagai stabilisator perekonomian. Kementerian BUMN melakukan restrukturisasi melalui merger serta pembentukan holding berdasarkan klaster. PT Pertamina (Persero), BUMN sektor gas, membentuk Holding Company sektor migas. PT Pertamina Patra Niaga menjadi Sub Holding Commercial & Trading. Analisis laporan keuangan merupakan cara untuk menilai kinerja perusahaan dan mengembangkan usaha dengan meningkatkan laba serta mengurangi kerugian. Penelitian bertujuan menganalisis kinerja keuangan PT Pertamina Patra Niaga setelah menjadi Sub Holding berdasarkan KEP-100/MBU/2002. Menggunakan metode analisis deskriptif pendekatan kualitatif. Data sekunder diolahdengan Microsoft Excel. Proses meliputi pengumpulan, perhitungan data, penilaian, dan kesimpulan. Analisis kinerja keuangan menggunakan data laporan keuangan tahun 2020,2021, dan 2022. Mengacu pada 8 rumus rasio keuangan KEP-100/MBU/2002 beserta indikator penilaiannya.Penelitian mengungkapkan fluktuasi dinamika PT Pertamina Patra Niaga setelah menjadi Sub Holding Commercial & Trading. Tahun 2021 ROE negatif, penurunan ROI, Rasio Lancar, dan Rasio Kas terkait pandemi dan restrukturisasi. Strategi efisiensi sukses memulihkan pada 2022. Pengelolaan piutang dan persediaan konsisten meski lingkungan fluktuatif. Rasio TATO menunjukkan aset yang optimal. Rasio TMS terhadap TA berubah akibatfluktuasi. Pada tahun 2021, total skor perusahaan 40, mendapat kategori "BBB/Kurang Sehat". Tahun 2022, skor naik 43,25 dengan total bobot 0,618, juga mendapat kategori "BBB/Kurang Sehat".Setelah menjadi Sub Holding Commercial & Trading, fluktuasi kinerja mempengaruhi ROE, ROI, dan Rasio Lancar. Strategi efisiensi berhasil mengatasi tantangan dan dampak positif terlihat pada peningkatan kinerja tahun 2022. Pengelolaan piutang dan persediaan konsisten untukstabilitas di lingkungan operasional. pentingnya optimalisasi aset seiring restrukturisasi dan strategi pertumbuhan yang berhasil. Penelitian menyoroti interaksi dinamis manajemen dengan pemegang saham dalam menghadapi tantangan dan meraih kinerja seimbang.} }