@thesis{thesis, author={Mariani Wayan Eny and Masih Ni Ketut and Putri Kadek Asri Oktarima}, title ={Analisis Perlakuan Akuntansi Aset Tetap dan Pengaruhnya Terhadap Laporan Keuangan Pada PT Pelabuhan Indonesia Regional 3 Subreg Bali Nusra Pelabuhan Benoa}, year={2023}, url={http://repository.pnb.ac.id/9111/}, abstract={Terkait dalam hal perlakuan atas aset tetap yang dimiliki PT Pelabuhan Indonesia memerlukan perlakuan kembali atas aset tetap berwujudnya, dikarenakan adanya kekeliruan pencatatan terhadap laporan keuangannya. PT Pelabuhan Indonesia melakukan pembelian aset tetap tidak pada awal tahun, namun penyusutannya dialokasikan selama satu tahun penuh, sehingga perlakuan atas aset tetap tidak sesuai dengan PSAK No.16 tahun 2018 terkait dengan pengakuan, pengukuran, penyusutan, penghentian dan pelepasan serta penyajian aset tetap. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan akuntansi aset tetap PT. Pelabuhan Indonesia. Metodologi penelitian pada penelitian ini menggunakan jenis data ialah data kuantitatif dan data kualitatif, sumber data berasal dari data primer dan data sekunder, sedangkan metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yakni dari rekapan perhitungan penyusutan aset tetap menurut perusahaan terlihat bahwa nilai buku pada tahun 2019 pada PT. Pelabuhan Indonesia adalah sebesar Rp3.337.099.996,00 dengan akumulasi penyusutan sebesar Rp625.650.420,00 sedangkan menurut rekapan penyusutan sesuai PSAK No.16 nilai buku aset tetap tahun 2019 sebesar Rp3.429.584.649,00 dengan akumulasi penyusutan sebesar Rp533.165.767,00 hal tersebut terjadi karena pada perhitungan perusahaan terdapat kesalahan dalam perhitungan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa PT. Pelabuhan Indonesia Pelabuhan Benoa belum sepenuhnya melakukan perlakuan akuntansi aset tetap sesuai dengan PSAK No.16, dan pengaruh dari perlakuan akuntansi aset tetap terhadap laporan keuangan yakni dalam laporan laba rugi mengakibatkan nilai beban penyusutan lebih besar daripada perhitungan penyusutan sesuai PSAK No.16. Sedangkan pada laporan posisi keuangan berpengaruh pada nilai aset tetap yang nilainya terlihat lebih kecil dibandingkan dengan laporan posisi keuangan sesuai PSAK No.16.} }