@thesis{thesis, author={PUSPITA YUSVIA ENDANG}, title ={ASUHAN KEPERAWATAN PERIOPERATIF PADA PASIEN APENDICITIS DENGAN TINDAKAN OPERASI LAPARATOMY DI RUMAH SAKIT AHMAD YANI METROLAMPUNG}, year={2021}, url={http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/2841/}, abstract={Apendisitis adalah inflamasi salurah usus yang tersembunyi dan kecil yang berukuran 4 inci ( 10cm) yang buntu padaujung sekum. Apendisitis dapat terobstruksi olah masa feses yang keras, yang akibatnya akan terjadi inflamasi, infeksi, ganggren dan mungkin perforasi. Pada laporan asuhan keperwatan ini pasian dilakukan operasi Apendiktomi dengan tindakan laparatomy. World Health Organization (WHO) menyatakan insiden akibat apendisitis di dunia adalah 2,6 % dari total populsi penduduk. Kejadian Apendisitis di Indonesia menurut data yang dirilis oleh Kementrian Kesehatan RI padaTahun 2016 adalah 65.755 orang..Insiden Apendisitis di Kota Metro Tercatat di Rumah Sakit Ahmad Yani Metro adalah sebanyak 90 Orang.Tujuan dari penulisan laporan ini adalah melaksankan Asuhan Keperawatan Perioperatif pada pasien Apendisitis dengan tindakan laparatomy di Rumah Sakit Umum Ahmad Yani Metro Provinsi Lampung.Metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada tahap pengkajian, dengan melakukakan wawancara, pemeriksaan fisik dan observasi serta pemeriksaan penunnjang.Subyek dalam penulisan laporan ini adalah pasien apendisitis dengan tindakan operasi laparatomy.Asuhan Keperawatan di lakukan pada tanggal 31 Maret 2021 di Ruang Operasi Rumah Sakit Umum Daerah Ahmad Yani Metro Provinsi Lampung. Hasil laporan Asuhan Keperawatan ditemukan masalah keperwatan pada pre operasi adalah nyeri di semua area perut dirasakan seperti tertusuk, dan pasien mengeluhkan ketakutan karena akan di laukakan tindakan pembedahan. Diagnose keperawatan yang di tegakkan pada pre operasi adalah Nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis (Inflamasi ) dan ansietas Berhunbungan dengan kurang terpapar informasi. Pada intra operasi ditegakkan Diagnosa Keperwatan Resiko ketidakseimbangan caiaran berhubungan dengan tindakan pembedahan mayor ditandai dengan adanya dilakukan Pembedahan Laparatomy dengan dua insisi, yaitu di area kanan abdomen 5cm, tengah regio tranversal abdomen supra umbilical 10cm yang beresiko terdapatnya perdarahan pada saat operasi dan adanya resiko kelebihan volume caiaran pada intra abdomen akibat dari tindakan irigasi abdomen. Sedangkan pada postoperasi didapatkan Diagnosa Resiko cedera berhubungan dengan perubahan sensasi efek dari anastesi yang ditandai dengan post General anastesi dengan efek bromage score gerakan motorik tanpa tujuan. Berdasarkan data diatas maka dilakukukan penyusunan interves, tujuan dan outcome dari rencana tindakan kemudian dilakukan imolementasi keperwatan dan dilakukan evaluasi keperawatan.Apendisitis adalah salah satu penyebab nyeri abdomen akut yang membutuhkan pembedahan. Kata Kunci : Apendisitis, Inflamasi, Nyeri TANJUNGKARANG MINISTRY OF HEALTH POLYTECHNIC NURSING MAJOR NERS PROFESIONAL STUDY PROGRAM Nursing Profession Final Report, 9 July 2021} }