@thesis{thesis, author={Ali Haidina and Ermayendri Defi and INDRIANI SINDI and Mualim Mualim and Saputra Arie Ikhwan}, title ={Efektivitas Pupuk Organik Cair (Poc) Kombinasi Kotoran Kelinci Dan Air Cucian Beras Terhadap Pertumbuhan Sawi (Brassica Juncea L)}, year={2021}, url={http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/1259/}, abstract={Pupuk organik cair merupakan pupuk yang berasal dari berbagai bahan pembuat pupuk alami seperti kotoran hewan. Urine kelinci dapat dijadikan sebagai pupuk cair yang sangat bermanfaat untuk tanaman terutama sayur.Tujuan dilakukan penelitian adalah untuk Mengetahui efektivitas pupuk organik cair (POC) kombinasi kotoran kelinci dan air cucian beras terhadap pertumbuhan tanaman sawi.Penelitian ini termasuk tipe penelitian eksperimen semu (quasy experiment). Dalam rancangan ini terdapat 5 perlakuan pada kelompok eksperimen dengan cara membandingkan perlakuan pada kelompok tersebut dengan kontrol dan diuji dengan metode One Way Anova. Hasil penelitian POC perlakuan 10 ml didapatkan tinggi rata-rata 4,47 cm, dan jumlah daun rata-rata 3,16 helaian. POC perlakuan 20 ml didapatkan tinggi rata-rata 7,45 cm, dan jumlah daun rata-rata 5,83 helaian. POC perlakuan 30 ml didapatkan tinggi rata-rata 8,94 cm, dan jumlah daun rata-rata 6,16 helaian. Perlakuan POC kombinasi kotoran kelinci dan air cucian beras 40 ml didapatkan tinggi rata-rata 10,06 cm, dan jumlah daun rata-rata 6,83 helaian. POC perlakuan 50 ml didapatkan tinggi rata-rata 10,09 cm, dan jumlah daun rata-rata 6,33 helaian. Saran dapat melakukan penelitian dengan melihat kandungan yang ada di variabel yang dibuat, melakukan penelitian yang sama dengan variabel yang berbeda dan melakukan pengaplikasian pada tanaman lain.} }