@thesis{thesis, author={ANGGREINI SHELLY and Jumiyati Jumiyati and Kusdalinah Kusdalinah and Natan Okdi and Wahyudi Anang}, title ={Daya Terima Organoleptik dan Uji Protein pada Bakso Ikan Tuna (thunnini) dengan Penambahan Tepung Ubi Jalar ungu (Ipomoea Batatas)}, year={2022}, url={http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/1406/}, abstract={Tuna adalah salah satu spesies ikan yang paling penting secara ekonomi di dunia, dan memiliki keuntungan perikanan terbesar ketiga di Indonesia Bakso ikan tuna merupakan jenis makanan yang banyak disukai masyarakat. Bakso ini dibuat dari bahan utama ikan tuna ditambah dengan bahan tambahan lainya. Ubi jalar mrupakan sember energi yang baik, mengandung sedikit protein, vitamin, dan mineral berkualitas tinggi. Tepung ubi jalar adalah warna produk yang beraneka ragam, tergantung dengan warna daging umbi bahan bakunya. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil uji organoleptik dan uji protein pada daya terima uji organoleptik dan protein pada bakso ikan tuna dengan penambahan tepung ubi jlar ungu. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat eksperimen atau percobaan experiment research. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap. Dalam penelitian ini perlakuan yang dilakukan adalah pembuatan bakso ikan tuna dengan penambahan tepung ubi jalar ungu berdasarkan uji organoleptik warna, rasa, tekstur dan aroma yang dilakukan 30 orang panelis terlatih. Kandungan zat gizi yang dianalisis kadar protein. Analisis statistik menggunakan uji Kruskall Wallis dan Mann Whitney. Uji kadar protein menggunakan metode Kjeldahl. Hasil: Formulasi yang paling disukai oleh panelis adalah formulasi F2 yaitu subtitusi ikan tuna 50 gr, tepung ubi jalar ungu 50 gr,dengan kadar protein 8,75%. Kesimpulan: Formulasi substitusi ikan tuna dan tepung ubi jalar ungu dengan formula yang paling disukai yaitu F2 dengan kadar protein yang telah memenuhi syarat mutu.} }