@thesis{thesis, author={Annisa Rahma and ARIYANI DEA MURTI and Asmawati Asmawati and Hermansyah Hermansyah and Nugroho Nehru}, title ={Pengaruh Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Perut Pasien Dispepsia Di Rsud Dr. M. Yunus Bengkulu Tahun 2019}, year={2019}, url={http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/1671/}, abstract={Abstrak: Dispepsia merupakan salah satu penyakit yang menyerang sistem gastrointestinal yang berupa kumpulan gejala/keluhan berupa nyeri atau rasa tidak nyaman pada ulu hati. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2015, kasus dispepsia di dunia mencapai 15?40% dari total populasi setiap tahun. Untuk mengatasi memburuknya nyeri perut pada pasien dispepsia, perawat memberikan intervensi pada pasien tidak hanya melalui metode farmakologi namun juga dengan nonfarmakologi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap penurunan intensitas nyeri perut pasien dispepsia. Jenis penelitian ini adalah pre eskperimental dengan desain one group pretest-postest, sampel adalah pasien dengan diagnose dispepsia yang dirawat diruang Melati RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu yang berjumlah 30 orang dengan menggunakan tehnik Total Sampling. Analisa data menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test dengan ? 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata skor nyeri perut responden sebelum diberikan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) adalah 5,73. Nyeri perut responden setelah diberikan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) adalah 4,67. Ada penurunan skor nyeri yang signifikan setelah diberikan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) yaitu -1,06 (p = 0,000?.} }