@thesis{thesis, author={KAROLINA ULPA and Kurniawati PS and Lubis Yuliana and Yorita Epti}, title ={Hubungan Pertambahan Berat Badan Ibu Selama Hamil Dengan Berat Lahir Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kuala Lempuing Kota Bengkulu Tahun 2018}, year={2019}, url={http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/2047/}, abstract={Data Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, Angka Kematian Bayi (AKB) pada tahun 2010 sebesar 34 per 1000 kelahiran hidup, tahun 2011 sebesar 34 per 1000 kelahiran hidup, tahun 2012 sebesar 32 per 1000 kelahiran hidup kejadian ini mengalami penurunan dari pada tahun 2010. Penyebab terbesar AKB di Indonesia adalah bayi berat lahir rendah, asfiksia, tetanus neonaturum, masalah gangguan pemberian ASI, masalah hematologi, infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pertambahan berat badan ibu selama hamil dengan berat lahir bayi di Puskesmas Kuala Lempuing Kota Bengkulu Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan desain penelitian survey analitik menggunakan pendekatan crossectional, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 84 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan lembar cheklist. Analisis data menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan 29,8% memiliki pertambahan BB tidak normal, 70,2% memiliki pertambahan BB normal, 8,3% memiliki berat lahir bayi tidak normal, 91,7% memiliki berat lahir bayi normal. Dari hasil uji chi square didapatkan ada hubungan antara pertambahan berat badan ibu selama hamil dengan berat lahir bayi (p=0,002), dengan nilai OR 18,316. Terdapat hubungan antara pertambahan berat badan ibu selama hamil dengan berat lahir bayi. Ibu yang memiliki pertambahan berat badan selama hamil normal cenderung melahirkan bayi dengan berat lahir normal, oleh karena itu diharapkan ibu hamil untuk memperhatikan dan mempertahankan berat badan normal selama hamil dengan cara memenuhi asupan gizi sehingga bisa melahirkan bayi yang sehat dan normal.} }