@thesis{thesis, author={Destariyani Elvi and Kurniawati PS and Sumiati Sri and Yorita Epti and YULIANTI EVI}, title ={Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Bblr Di Rsud Dr. M. Yunus Bengkulu Tahun 2017}, year={2019}, url={http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/2054/}, abstract={BBLR adalah bayi baru lahir dengan berat badan lahir kurang atau sama dengan 2500 gram. Penyebab terjadinya BBLR antara lain karena ibu hamil mengalami anemia, kurang suplai gizi waktu dalam kandungan, komplikasi kehamilan, hipertiroid kehamilan ataupun lahir prematur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor ? faktor yang mempengaruhi kejadian BBLR di RSUD DR. M. Yunus Bengkulu Tahun 2017. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian analitik observasional dengan pendekatan case control. Jumlah sampel kasus adalah 57 bayi berat lahir rendah dan sampel kontrol adalah 57 bayi berat lahir cukup yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan sampel kasus dengan menggunakan total sampling dan sampel kontrol menggunakan teknik acak sederhana dengan kelipatan 3. Hasil uji statistik dari analisa bivariat didapatkan hasil bahwa usia ibu memiliki p value = 0.05, OR = 2,26, paritas memiliki p value = 0,41, KPD memiliki p value = 0,00, OR = 6,18, kadar Hb dengan p value = 0,17, OR= 0,64 Simpulan dan Saran: Faktor ? faktor yang mempengaruhi kejadian BBLR di RSUD dr. M. Yunus Bengkulu adalah usia ibu dan KPD sedangkan paritas dan Kadar Hb tidak berhubungan dengan BBLR. Bagi ibu hamil, agar dapat lebih meningkatkan pemeriksaan kehamilan secara berkala minimal 4 kali selama masa kehamilan. Sehingga ibu yang diduga beresiko melahirkan BBLR dapat dideteksi secara dini. Selain itu, ibu juga dapat merencanakan persalinannya pada kurun umur reproduksi sehat.} }