@thesis{thesis, author={DHAMMAYANTI DITA and Ervina Lisa and Ismiati Ismiati and Linda Linda and Simbolon Demsa}, title ={Hubungan Akses Informasi Dan Keaktifan Dalam Program Bina Keluarga Balita (Bkb) dengan Partisipasi Keluarga dalam Pengasuhan Tumbuh Kembang Anak di Indonesia (Analisis Data Skap 2019)}, year={2022}, url={http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/2385/}, abstract={Angka malnutrisi di Indonesia masih sangat tinggi, hal ini berdampak pada tumbuh kembang anak. Gangguan yang timbul pada masa pertumbuhan dan perkembangan anak disebabkan karena kurangnya akses informasi keluarga mengenai pengasuhan tumbuh kembang anak dan kurangnya penerapan pola pengasuhan yang sesuai dengan aspek tumbuh kembang anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan akses informasi mengenai program Bina Keluarga Balita dan keaktifan dalam program Bina Keluarga Balita sebagai variabel independen dengan partisipasi keluarga dalam pengasuhan tumbuh kembang anak sebagai variabel dependen. Tidak hanya variabel independen dan variabel dependen tetapi dalam penelitian ini juga terdapat usia, jumlah anak dengan usia ?6 tahun, tingkat kesejahteraan, daerah tempat tinggal, pendidikan dan pekerjaan sebagai variabel confounding. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan data sekunder yaitu hasil dari Survei Kinerja dan Akuntabilitas Program Keluarga tahun 2019 dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara akses informasi mengenai Bina Keluarga Balita dengan partisipasi keluarga dalam pengasuhan tumbuh kembang anak dengan nilai p=0,000. Keluarga yang tidak akses informasi Bina Keluarga Balita beresiko 1,5 kali tidak berpartisipasi dalam pengasuhan anak (95% CI:1,206-1,758). Tidak terdapat hubungan antara keaktifan dalam program Bina Keluarga Balita dengan Partisipasi Keluarga dalam pengasuhan tumbuh kembang anak dengan nilai p=0,669. Faktor paling beresiko yang berhubungan dengan partisipasi keluarga dalam pengasuhan tumbuh kembang anak adalah umur, tingkat kesejahteraan dan pendidikan keluarga. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa masih perlunya peningkatan akses informasi mengenai program Bina Keluarga Balita agar keluarga yang memiliki anak dengan usia ?6 dapat aktif dan berpartisipasi dalam program Bina Keluarga Balita dan mendapatkan informasi mengenai pengasuhan tumbuh kembang anak dan dapat berpartisipasi dalam pengasuhan tumbuh kembang anak sesuai dengan aspek tumbuh kembang.} }