@thesis{thesis, author={Febriyanto Tedy and Halimatussa'diah Halimatussa'diah and Irawan Putra Adi and Marlina Leni and NAFISAH HASHIFAH}, title ={Gambaran Kadar Hemoglobin Pasca Pemberian Minuman Sari Kacang Hijau pada Santriwati di Pondok Pesantren Harsallakum Kota Bengkulu Tahun 2022}, year={2022}, url={http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/2477/}, abstract={Latar Belakang : Anemia merupakan salah satu masalah Kesehatan di dunia terutama pada remaja putri dan ibu hamil. Anemia di Indonesia pada remaja putri cukup tinggi sebanyak 72,3%. Anemia sering menyerang remaja putri disebabkan karena stress, haid atau terlambat makan. Kacang hijau merupakan salah satu minuman yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Kacang hijau yang mengandung zat besi, asam folat, vitamin C, vitamin A yang sangat di butuhkkan dalam proses pembentukan sel darah merah, sehingga dapat mengurangi masalah anemia defisiensi zat besi. Tujuan Penelitian : Untuk diketahuinya gambaran kadar hemoglobin pasca pemberian minuman sari kacang hijau pada santriwati di Pondok Pesantren Harsallakum Kota Bengkulu Tahun 2022. Metode : Jenis Penelitian ini adalah deskriptif dengan analisis data univariat. Teknik pengambilan sampel menggunakan kriteria (Puposive sampling). Jumlah sampel yang diperiksa sebanyak 32 orang. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan alat Easy Touch GCHb. Hasil : Diketahui bahwa dari 32 respondensebelum mengkonsumsi minuman sari kacang hijau memiliki kadar hemoglobin normal >12gr/dl, dan setelah mengkonsumsi minuman sari kacang hijau terdapat 32 orang responden yang mengalami peningkatan kadar hemoglobin sebesar 1,222 gr/dl. Kesimpulan : Dari hasil penelitian dapat di lihat bahwa hamper seluruh responden mengalami peningkatan kadar hemoglobin setelah diberi minuman sari kacang hijau. Penelitian ini dapat menjelaskan bahwa sari kacang hijau mampu meningkatkan kadar hemoglobin . Diharapkan remaja putri untuk dapat meningkatkan pengetahuan terkait dengan manfaat sari kacang hijau bagi Kesehatan sehingga dapat mengurangi aneia defisiensi.} }