@thesis{thesis, author={HASANAH APRIL YANTI RIZKI}, title ={Pengaruh Media Edukasi terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Tentang Hgyiene Genitalia saat Menstruasi di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu}, year={2024}, url={http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/3352/}, abstract={Masa remaja merupakan tahap kehidupan dimana orang mencapai proses kematangan emosional, psikososial, dan seksual. Perkembangan seksual pada wanita remaja ditandai dengan menstruasi. Saat menstruasi organ reproduksi sangat rentan terkena infeksi karena kurangnya kesadaran merawat kebersihan diri terutama pada area genitalia. Hgyiene menstruasi yaitu usaha yang dilakukan untuk mempertahankan kesehatan dan memelihara kebersihan genitalia saat menstruasi untuk mencegah infeksi. Salah satu strategi untuk meningkatkan pengetahuan remaja adalah melalui pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media edukasi terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang hgyiene genitalia saat menstruasi di Smp Negeri 2 kota bengkulu. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian ?Quasy Experiment Pretest And Posttest With Control Group?. Teknik pengambilan sampel dengan cara stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 48 remaja putri dengan 24 kelompok intervensi dan 24 kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan lembar quisioner. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh perbedaan rata-rata pengetahuan dan sikap remaja putri tentang hygiene genitalia saat menstruasi sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan media edukasi leafleat (9.00) maupun dengan power point (7,71). Hasil uji statistik Mann-Whitney (p=0.013) menunjukkan media leafleat lebih berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang hygiene genitalia saat menstruasi. Diharapkan kepada remaja putri agar dapat menerapkan cara menjaga hygiene genitalia saat menstruasi yang baik dan benar sebagai salah satu upaya mencegah terjadinya infeksi saluran reprodukasi bagi remaja putri.} }