@thesis{thesis, author={MM. BADDRIYA}, title ={REAKSI PASAR SAHAM SEKTOR INFRASTRUKTUR TERHADAP PEMILIHAN KEPALA DAERAH SERENTAK TAHUN 2017 DI BURSA EFEK INDONESIA}, year={2017}, url={http://repository.stie-mce.ac.id/499/}, abstract={ABTRAKSI REAKSI PASAR SAHAM SEKTOR INFRASTRUKTUR TERHADAP PEMILIHAN KEPALA DAERAH SERENTAK TAHUN 2017 DI BURSA EFEK INDONESIA Pasar modal di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat dari awal berdirinya hingga saat ini. Pertumbuhan pasar modal dapat menjadi salah satu tolak ukur pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Pada periode kepemimpinan Jokowi-Kalla, program kerja yang digencarkan yaitu pembangunan infrastruktur sehingga membuat salah satu sektor utama yang kini banyak diminati oleh para investor adalah sektor Infrastruktur. Pasar modal memberikan reaksi dari adanya sebuah peristiwa yang mengandung informasi, peristiwa ekonomi maupun non-ekonomi. Reaksi pasar saham Infrastruktur tidak terlepas dari adanya peristiwa politik yang terjadi pada tanggal 15 Februari 2017. Penelitian ini dibuat untuk mengetahui reaksi pasar modal terhadap peristiwa Pemilihan Kepala Daerah Serentak tahun 2017. Reaksi pasar diukur dengan abnormal return dan volume perdagangan saham. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi apakah terdapat nilai abnormal return, perbedaan rata-rata abnormal return dan perbedaan rata-rata volume perdagangan pada saat peristiwa Pemilihan Kepala Daerah Serentak. Pengujian ini menggunakan teknik analisis event study dan sampel yang digunakan berdasarkan teknik purposive sampling dari saham sektor Infrastruktur yang termasuk dalam Indeks LQ45 di BEI selama perode penelitian. Abnormal return dihitung dari expected return yang diperoleh menggunakan Market-Adjusted Market. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya abnormal return yang signifikan seputar Pemilihan Kepala Daerah Serentak menggunakan One Sampels T Test dan pasar menunjukkan adanya kabar positif dilihat dari nilai t-hitung yang positif dan kabar negatif dilihat dari nilai t-hitung yang negatif. Pengujian terhadap perbedaan rata-rata abnormal return dan perbedaan rata-rata volume perdagangan sebelum dan sesudah peristiwa menunjukkan hasil yang tidak signifikan. Berdasarkan hasil Paired Samples T Test rata- rata Abnormal Return, t hitung sebesar 0,903 lebih kecil dari < t tabel 2,045. Pada Paired Samples T Test rata-rata Volume Perdagangan, t hitung sebesar -1,767 lebih kecil dari < t tabel 2,045. Dengan derajat kebebasan masing-masing diatas 5%, sehingga Ho diterima dan Ha ditolak.} }