@thesis{thesis, author={PUJIASTUTI ERLINDA}, title ={ANALISIS TEKNIKAL PERDAGANGAN SAHAM DENGAN INDIKATOR RELATIVE STRENGTH INDEX (RSI) UNTUK MENENTUKAN SINYAL BELI DAN JUAL PADA SAHAM PERTAMBANGAN TAHUN 2016}, year={2017}, url={http://repository.stie-mce.ac.id/629/}, abstract={ABSTRAK Analisis Teknikal Perdagangan Saham dengan Indikator Relative Strength Index (RSI) dan Boillinger Band untuk Menentukan Sinyal Jual dan Beli pada Saham Pertambangan tahun 2016 Investasi merupakan kegiatan yang dilakukan seseorang dengan menempatkan sejumlah dana pada saat ini dengan harapan mendapat keuntungan di masa yang akan datang yang tentunya ada risiko-risiko tertentu yang mengiringi kegiatan tersebut. Salah satunya berinvestasi melalui pasar modal. Pasar modal merupakan tempat pertemuan antara pihak-pihak yang memiliki kelebihan dana bagi mereka yang membutuhkan dana dengan cara perdagangan sekuritas. Salah satu instrument yang dijual di pasar modal adalah perdagangan saham. Investasi di pasar modal mengandung resiko, untuk menghadapi resiko tersebut maka investor perlu melakukan analisis saham untuk membantu dalam pengambilan keputusan menjual atau membeli suatu saham. Analisis teknikal merupakan analisis terhadap pola pergerakan harga saham di masa lampau dengan tujuan untuk meramalkan pergerakan harga di masa yang akan datang.Pola pergerakan harga saham biasanya dipakai untuk menentukan pengambilan investasi. Grafik Boillinger merupakan perhitungan dari konsep pita perdagangan yang dapat digunakan untuk mengukur batas ketinggian perdagangan yang dapat digunakan untuk mengukur batas ketinggian ataupun yang dapat digunakan untuk mengukur batas ketinggian ataupun batas kerendahan dari harga saham secara relatif terhadap harga sebelumnya. RSI sendiri merupakan indikator yang membandingkan momentum harga yakni antara nilai pada saat ini terhadap daya tarik losses yang terjadi.Hasil penelitian dari pergerakan saham yang kemudian di analisis pada tiga perusahaan go public di Bursa Efek Indonesia yaitu PT Adaro Energi Tbk terdapat 3 sinyal keputusan investasi. Sinyal keputusan membeli tampak pada bulan Januari. Sedangkan sinyal keputusan menjual tampak pada bulan Juli dan Oktober, PT. Tambang Batu Bara Bukit Asam Tbk menunjukkan terdapat 5 sinyal keputusan investasi. Sinyal keputusan membeli tampak pada bulan Januari, dan Februari Sedangkan sinyal keputusan menjual tampak pada bulan April, Oktober, dan Novermber,dan PT. Elnusa Tbk 6 sinyal keputusan investasi. Sinyal keputusan membeli tampak pada bulan Januari, Februari, September dan November. Sedangkan sinyal keputusan menjual tampak pada bulan April dan Mei.} }