@thesis{thesis, author={Mahmudah Siti Nur}, title ={Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus pada PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Area Malang)}, year={2017}, url={http://repository.stie-mce.ac.id/630/}, abstract={ABSTRAK Budaya organisasi merupakan sistem penyebaran kepercayaan dan nilai-nilai yang berkembang dalam suatu organisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh yang signifikan antara inovasi, perhatian, orientasi hasil, orientasi individu, orientasi tim, agresivitas, dan stabilitas secara simultan dan terhadap kinerja karyawan di PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Area Malang. Populasi yang diteliti sebanyak 76 karyawan dan pegambilan sampel dengan teknik sampling jenuh yaitu menjadikan populasi sebagai sampel. Jadi, jumlah sampel sama dengan jumlah populasi yaitu sebanyak 76 karyawan. Hasil dari analisis berganda Y = 0,234 X1 + 0,123 X2 + 0,156 X3 + 0,141 X4 + 0,224 X5 + 0,145 X6 + 0,039 X7 dijelaskan bahwa variabel inovasi, perhatian, orientasi hasil, orientasi individu, orientasi tim, agresivitas, dan stabilitas mempunyai koefisien yang bertanda positif terhadap kinerja karyawan. Hasil uji t menunjukkan bahwa t hitung variabel Inovasi (X1) sebesar 2,635, Perhatian (X2) sebesar 2,217, Orientasi hasil (X3) sebesar 2,203, Orientasi individu (X4) sebesar 2,203, Orientasi tim (X5) sebesar 3,492, Agresivitas (X6) sebesar 2,024, dan stabilitas (X7) sebesar 0,452. Berdasarkan kriteria pengujian hipotesis dapat diketahui jika t hitung > t tabel maka keputusan terhadap Ho ditolak dan Ha diterima, t tabel dalam penelitian ini sebesar 1.99254. Jadi, variabel inovasi, perhatian, orientasi hasil, orientasi individu, orientasi tim, dan agresivitas secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Sedangkan variabel stabilitas tidak mempunyai pengaruh terhadap kinerja karyawan. Hasil pengujian dengan menggunakan uji F menunjukkan bahwa uji F hitung sebesar 134,903. Sedangkan nilai F tabel diketahui sebesar 2,13 atau Sig. F mempunyai tingkat signifikan 0,000 lebih kecil (<) dari 5%. Berdasarkan kriteria pengujian hipotesis, dapat diketahui jika F hitung > F tabel. Maka keputusan terhadap Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa variabel inovasi, perhatian, orientasi hasil, orientasi individu, orientasi tim, agresivitas, dan stabilitas secara simultan atau bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Area Malang. Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis 1 diterima. Juga didukung oleh koefisien determinasi yang disesuaikan R Square 0,933 artinya 93,3% variasi dari semua variabel bebas (Inovasi (X1), Perhatian (X2), Orientasi hasil (X3), Orientasi individu (X4), Orientasi tim (X5), dan Agresivitas (X6), Stabilitas (X7)) dapat menerangkan variabel terikat (kinerja karyawan (Y)).} }