@thesis{thesis, author={FIRDAUSI FITRIA}, title ={PENGARUH FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL PADA RETURN SAHAM (Studi Pada Perusahaan Property dan Real Estate Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)}, year={2017}, url={https://repository.stiesia.ac.id/id/eprint/1714/}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh faktor internal dan eksternal pada return saham. Faktor internal diproksikan dengan Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), Earnings per Share (EPS), Operating Cash Flow (OCF) sedangkan faktor eksternal diproksikan dengan inflasi dan tingkat suku bunga melalui laporan keuangan tahunan yang telah disusun oleh perusahaan property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia serta laporan bulanan dari Bank Indonesia. Sampel dalam penelitian ini pada perusahaan property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menggunakan metode purposive sampling. Periode pengamatan dalam penelitian adalah tahun 2011- 2015. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (a) ROA tidak berpengaruh terhadap return saham, artinya kemampuan perusahaan dalam mengelola asetnya untuk menghasilkan laba tidak menarik minat investor untuk menanamkan sahamnya, (b) DER tidak berpengaruh terhadap return saham, artinya DER tidak dapat dijadikan sebagai acuan investor untuk melakukan investasi karena semakin tinggi DER menunjukkan permodalan usaha lebih banyak memanfaatkan hutang, (c) EPS berpengaruh positif terhadap return saham, artinya semakin tinggi earnings per share menunjukkan semakin besar jumlah rupiah yang disediakan untuk setiap lembar saham, (d) OCF tidak berpengaruh terhadap return saham, artinya investor tidak melihat pelaporan arus kas operasi sebagai dasar dalam pengambilan keputusan investasi, (e) Inflasi berpengaruh positif terhadap return saham, artinya semakin tinggi inflasi maka investor menahan konsumsinya sehingga mengalihkan modalnya pada saham, (f) Tingkat suku bunga berpengaruh negatif terhadap return saham, artinya semakin tinggi tingkat suku bunga mempengaruhi minat investor untuk berinvestasi karena investor lebih memilih menanamkan modalnya dalam bentuk deposito yang memiliki resiko lebih kecil.} }