@thesis{thesis, author={Agustiningsih Indah}, title ={JUMLAH KASUS RUJUKAN SEBELUM DAN SELAMA PENDEMI COVID-19 DI PMB SILVI DI KABUPATEM PAMEKASAN}, year={2021}, url={http://repository.stikesnhm.ac.id/id/eprint/1144/}, abstract={ABSTRAK Masalah kesehatan di Indonesia yang masih perlu diwaspadai yaitu terjadi pada kelompok ibu dan anak yang dapat dilihat dari masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Pada kondisi ini kualitas pelayanan rujukan kebidanan tidak bisa terlepas dari sistem rujukan yang dilaksanakan oleh bidan desa sebagai pos pelayanan terdepan di masyarakat, utamanya pada saat pandemi covid-19 seperti saat ini. Selama pandemi covid-19 didapatkan pasien menolak dirujuk oleh bidan karena protokol kesehatan difasilitas rujukan yang membutuhkan tes antigen di rumah sakit. Hal ini menyebabkan menurunnya jumlah rujukan maternal dari FKTP. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Jumlah Kasus Rujukan Sebelum Dan Selama Pendemi Covid-19 Di PMB Silvi Wilayah Kerja Puskesmas Kowel. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah Semua kasus rujukan bulan September 2019- September 2020 sebanyak 44 kasus. Sampel pada penelitian ini adalah semua kasus rujukan di PMB Silvi. Pengumpulan data menggunakan data sekunder yaitu buku rujukan bidan. Berdasarkan hasil penelitian di PMB Silvi wilayah kerja Puskesmas Kowel didapatkan bahwa sebelum pandemi covid-19 terdapat 30 kasus rujukan ibu hamil yang bersedia untuk dirujuk sedangkan selama pandemi terdapat 14 rujukan ibu hamil yang menolak untuk dirujuk, kasus rujukan mengalami penurunan disebabkan karena ibu hamil tidak bersedia mengikuti prosedural covid-19 di faskes lanjutan. Bagi Bidan Praktik Mandiri diharapkan dapat memberikan edukasi mengenai protokol kesehatan covid-19 di pelayanan kesehatan tingkat pertama maupun lanjutan dan diharapkan bidan tidak pernah berhenti untuk selalu memberikan KIE ataupun penyuluhan kepada masyarakat mengenai protokol kesehatan dan prosedur rujukan selama pandemi guna membantu menurunkan tingkat AKI dan AKB.} }