@thesis{thesis, author={Rohmatul karimah}, title ={PENGARUH FAKTOR PERSONAL PASIEN DAN FUNGSI KELUARGA TERHADAP KEMAMPUAN KEMANDIRIAN DALAM PENCEGAHAN KEPARAHAN PENYAKIT PENDERITA DIABETES MELITUS DI MODERASI TINGKAT AWARENESS (Studi di RSU Anna Medika Madura)}, year={2023}, url={http://repository.stikesnhm.ac.id/id/eprint/1448/}, abstract={Pencegahan keparahan penyakit pada penderita penyakit diabetes melitus adalah upaya yang dilakukan baik oleh individu maupun keluarga untuk mencegah penderita penyakit dm mengalami kondisi yang lebih parah, Pencegahan keprahan diabetes melitus merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh faktor personal dan fungsi keluarga terhadap kemampuan kemandrian pencegahan keparahan penyakit diabetes melitus di moderasi tingkat awareness. Desain penelitan yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Variabel independent faktor personal dan fungsi keluarga. Variabel dependen yaitu kemampuan kemandirian pencegahan keparahan penyakit diabetes melitus dan variabel moderasi awareness. Jumlah sampelnya 60 responden. Pengambilan sampel menggunakan Convenience sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Uji statistik yang digunakan yaitu regresi berganda dengan P Value < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor personal dan fungsi keluarga memiliki pengaruh signifikan terhadap awareness pasien dalam pencegahan keparahan diabetes melitus, fungsi keluarga berpengaruh signifikan terhadap awareness pasien dalam pencegahan keparahan diabetes melitus. Awareness pasien berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pencegahan keparahan penyakit diabetes melitus. Faktor personal dan fungsi keluarga berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pencegahan keparahan penyakit diabetes melitus. Temuan baru dari penelitian ini adalah pencegahan keparahan tidak hanya bisa ditingkatkan dengan tiga level pencegahan namun bisa juga dengan cara meningkatkan faktor personal pasien dan kemampuan kemandirian pencegahan keparahan diabetes secara maksimal dalam moderasi awareness.} }