@thesis{thesis, author={Rael Sulistyorini}, title ={PENGARUH INHALASI AROMA TERAPI BITTER ORANGE DAN AROMA TERAPI LAVENDER TERHADAP NYERI POST SECTIO CAESAREA (Studi di Siloam Hospitals Surabaya)}, year={2020}, url={http://repository.stikesnhm.ac.id/id/eprint/403/}, abstract={Rasa nyerimerupakankeadaantidaknyaman pada pasienpost sectiocaesareadan nyeri paling hebatterjadi pada 12-36 jam post sectiocaesarea. Aroma terapidapatdigunakansebagaiintervensi alternative untukmengatasinyeripost sectiocaesarea. Penelitianinibertujuanuntukmengetahuiperbedaanpenguruhefektivitasantara aroma terapibitter orange dan aroma lavender terhadappenurunanintesitasnyeripasienpost sectiocaesare di Siloam Hospitals Surabaya. Penelitianinimenggunakanmetodekuantitatifdenganquasy experimental denganrancanganpre- post test with control group design denganvariable independent aroma terapi dan variable dependent nyeripost sectiocaesarea. Sampel 16 responden, 8 respondenkelompokbitter orange dan 8 respondenkelompok lavender. Teknik pengambilansampelmenggunakannon probability sampling denganpendekatanpurposive sampling. Instrumen yang digunakan numeric rating scale (NRS). Data diolahdenganuji Wilcoxon dan uji Mann Whitney dengannilai ? = 0.05 Hasil penelitianmenunjukan rata ratapenurunanintensitasnyerikelompokbitter orange4,3, rata ratapenurunanintensitasnyerikelompok lavender 4,8. Berdasarkan uji statistic p0,05), berartitidakadaperbedaanpengaruhantaraaromaterapibitter orange dan aromaterapi lavender, kedua aroma terapitersebutefektifmenurunkannyeripostsectiocaesarea Rekomendasipenelitianiniadalahmenggunakanaromaterapibitter orange dan aromaterapi lavender sebagaiintervensialternatif yang digunakanuntukmenurunkannyeripostsectiocaesarea.} }