@thesis{thesis, author={Dewi Cyntia Arif}, title ={HUBUNGAN BBLR (BAYI BERAT LAHIR RENDAH), ASFIKSIA, PREMATURITAS DENGAN KEJADIAN IKTERUS NEONATORUM (Studi diRSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan)}, year={2020}, url={http://repository.stikesnhm.ac.id/id/eprint/428/}, abstract={Bayi baru lahir sering mengalami infeksi seperti ikterus neonatorum yang terbagi menjadi ikterus fisiologis dan ikterus patologi, didapatkan 87 (28,9%) bayi mengalami ikterus di RSUD SYAMRABU yang sebagian disebabkan oleh BBLR, asfiksia, prematuritas sehingga penimbunan bilirubin bebas dapat menimbulkan kematian. Tujuan penelitian yaitu menganalisis BBLR, Asfiksia, Prematuritas dengan kejadian ikterus Neonatorum di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebhu Bangkalan. Metode yang digunakan adalah survey analitik, desain penelitian yang digunakan adalah case control. Variabel independen peneliti ini adalah BBLR, Asfiksia, Prematuritas dan variabel dependennya adalah Ikterus Neonatorum. Populasi adalah 301 bayi dengan sampel 36 responden yang berada di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan. Penelitian ini menggunakan tehnik Simple Random Sampling, uji statistik menggunakan fisher?s exact tes, chi-Square, dan regresi logistik dengan ? 0,05. Hasil penelitian menyatakan hampir seluruh bayi BBLR mengalami ikterus sebanyak 8 (88,9%) bayi, hampir seluruh bayi tidak asfiksia tidak mengalami ikterus sebanyak 13 (86,7%) bayi, hampir seluruh bayi prematuritas mengalami ikterus sebanyak 9 (90.0%) bayi. Berdasarkan uji fisher?s exact tesBBLR dengannilai ?=0,018