@thesis{thesis, author={Makrufah Makrufah}, title ={PERBEDAAN JUMLAH SEL NETROFIL PADA PASIEN TUBERKULOSIS KATEGORI SATU FASE INTENSIF DAN FASE LANJUTAN DI PUSKESMAS TANAH MERAH}, year={2020}, url={http://repository.stikesnhm.ac.id/id/eprint/730/}, abstract={Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberkulosis dengan presentase 80% yang paling sering terjadi di paru-paru. Penyakit Tuberkulosis menyebabkan peningkatan leukosit, terutama pada jajaran granulopoitik, salah satunya dalah netrofil yang berperan dalam perlawanan terhadap infeksi yang menyerang tubuh. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan hitung jumlah sel netrofil pada fase intensif dan fase lanjutan pengobatan tuberkulosi kategori 1. Metode penelitian ini adalah Deskriptif Komparatif. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi yang sudah ditentukan sebanyak 20 orang yang di Puskesmas Tanah Merah diambil darah venanya untuk dibuat hapusan darah tepi. Hasil pemeriksaan pada fase intensif jumlah sel netrofil segmen 30% meningkat, 30% kurang dari batas normal dan 40% normal. Hasil pemeriksaan pada fase lanjutan segmen 20% kurang dari batas normal 80% normal. Hasil pemeriksaan pada fase intensif jumlah sel netrofil stab 30% meningkat, 30% kurang dari batas normal dan 40% normal. Hasil pemeriksaan pada fase lanjutan stab 20% kurang dari batas normal 80% normal. Uji statistic independen t test menunjukkan nilai signikansi (p> 0,005), sehingga bisa disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan antara jumlah sel netrofil pada fase intensif dan fase lanjutan pada penderitan tuberkulosis kategori 1.} }