@thesis{thesis, author={DHITA OCTARINA ARYAN}, title ={ANALISIS METODE ALTMAN Z SCORE DALAM MEMPREDIKSI POTENSI KEBANGKRUTAN PADA PERUSAHAAN PARIWISATA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA}, year={2022}, url={http://repository.teknokrat.ac.id/4227/}, abstract={Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi kebangkrutan pada perusahaan pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia . Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan populasi sebanyak 35 perusahaan pariwisata dan sampel yang digunakan sebanyak 16 perusahaaan pariwisata. Metode analisis potensi kebangkrutan dengam menggunakan metode Altman Z-Score. Berdasarkan hasil penelitian, Pada tahun 2018 terdapat dua perusahaan yang diprediksi bangkrut atauberada dizona berbahaya (nilai z-core < 1,1), Ada empat perusahaan yang tidak dapat ditentukan kondisinya atau daerah abu-abu dan terdapat sepuluh perusahaan yang berada di zona aman (nilai z-core > 2,6). Pada tahun 2019 terdapat dua perusahaan yang diprediksi bangkrut atau berada dizona berbahaya (nilai z-core < 1,1). Ada tiga perusahaan yang tidak dapat ditentukan kondisinya atau daerah abu-abu (nilai 1,1 < z-core < 2,60), Dan perusahaan yang diprediksi tidak bangkrut atau berada di zona aman (nilai z-core > 2,60) sebelas perusahaan. Pada tahun 2020 terdapat sebelas perusahaan yang diprediksi bangkrut atau berada dizona berbahaya (nilai z-core < 1,1), Ada dua perusahaan yang tidak dapat ditentukan kondisinya atau daerah abu-abu (nilai 1,1 < z-core < 2,60), Dan terdapat tiga perusahaan yang berada di zona aman (nilai z-core > 2,60). Pada tahun 2021 terdapat tiga belas perusahaan yang diprediksi bangkrut atau berada dizona berbahaya, perusahaan yang diprediksi dalam zona abu-abu, dan ada dua perusahaan yang diprediksi tidak bangkrut atau berada di zona aman Kata kunci: Potensi Kebangkrutan, Altman Z-Score} }