A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_sessionucupntfsd9dgft8n3e9704uorof4430p): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Wijaya Juliana },
title ={Penerapan Activity Analisis Guna Mencapai Cost Reduction Dengan Mengeliminasi Nonvalue-Added Activity Pada PT. X Di Surabaya},
year={2001},
url={http://repository.ubaya.ac.id/6662/},
abstract={Perkembangan industri garmen baik untuk pasar lokal maupun
pasar luar negeri mulai membaik dibandingkan lima tahun
terakhir, dimana dengan beragamnya produk garmen yang ada
menunjukkan bahwa industri garmen di Indonesia mulai banyak
dilirik oleh pengusaha lokal. Hal ini menimbulkan persaingan
diantara produsen akibatnya secara tidak langsung badan usaha harus memiliki suatu senjata persaingan yaitu yang
dapat dilakukan antara lain menawarkan harga yang bersaing.
Maka badan usaha perlu melakukan pengurangan biaya. Fokus
manajemen badan usaha dalam memperoleh efisiensi biaya
seringkali difokuskan pada pengendalian biaya produksi
dimana hal ini tidak tepat karena biaya merupakan akibat
dan bukan sebab. Oleh sebab itu manajemen badan usaha harus
mulai memperhatikan apa sebab dari timbulnya biaya tersebut.
Adapun penyebab timbulnya biaya yaitu aktivitas yang
menggunakan biaya tersebut. Untuk itulah maka diterapkan
Activity Analysis guna mengidentifikasikan, mendeskripsikan
dan mengevaluasi aktivitas mana yang memberi nilai tambah
dan aktivitas mana yang tidak baik bagi badan usaha maupun
konsumen. Dengan demikian akan diketahui aktivitas yang
memberi nilai tambah (value added activities) dan aktivitas
yang tidak memberi nilai tambah (nonvalue added activities).
Aktivitas-aktivitas yang termasuk dalam nonvalue added
activities inilah yang merupakan pemborosan sehingga
sebaiknya dikurangi atau bahkan dieliminasi dengan
menerapkan cost reduction. Hasil analisis yang diterapka
di PT "X" di Surabaya ini menunjukkan bahwa manajemen badan
usaha di dalam mengendalikan aktivitas-aktivitas operasinya
cukup baik, hal ini dapat dilihat dari persentase
aktivitas-aktivitas yang memberi nilai tambah tetapi dengan
adanya nonvalue added activites hal ini tetap menunjukkan
bahwa biaya produksi PT "X" belum cukup efisien sehingga
PT "X" harus tetap melakukan efisiensi biayanya yaitu dengan
menerapkan analisis aktivitas sehingga badan usaha dapat
melakukan perbaikan-perbaikan secara terus menerus
(continuous improvement), hal ini akan berdampak baik bagi
badan usaha di tahun-tahun mendatang terutama di dalam menghadapi persaingan-persaingan yang muncul. }
}