@thesis{thesis, author={Gernadhi Yohannes Bram}, title ={Pengujian Efisiensi Pasar Modal Bentuk Setengah Kuat pada Peristiwa Pengumuman Susunan Kabinet 20 October 2004 Melalui Model Estimasi Koefisien Penyesuaian Harga}, year={2005}, url={http://repository.ubaya.ac.id/8552/}, abstract={Efficient market hypothesis yang dicetuskan oleh Fama sejak 1969 telah menjadi perdebatan utama di kalangan akademisi keuangan. Hal ini dilanjutkan pada 1972 oleh Kraus dan Stoll yang menyatakan bahwa informasi diserap oleh pasar pada waktu sangat cepat jika tidak secara langsung. Namun pada 1985 DeBondt dan Thaler yang merupakan rekan sejawat Fama di Chicago mengemukakan adanya perilaku investor yang tidak rasional dengan ditemukannya reaksi berlebihan (overreaction) dan juga underreaction pada bursa saham. Pada 1987 Amihud dan Mendelson mencoba perilaku yang tidak rasional tersebut melalui koefisien penyesuaian harga yang diteruskan oleh Damodaran pada 1993 yang mencoba membuat model sederhana untuk mengestimasi koefisien penyesuaian harga tersebut. Skripsi ini memakai model estimasi Damodaran ( 1993) terhadap bursa saham yang ada di Indonesia dengan menggunakan satu event politik sebagai bahan penelitian terhadap tiga puluh empat saham terpilih yang terdaftar dan aktif di Bursa Efek Jakarta.} }