@thesis{thesis, author={Chandra Melinda}, title ={Perbandingan Metode Tail-Immersion dan Tail Flick terhadap Uji Efek Analgesik Pethidin HCI pada Mencit Betina}, year={2004}, url={http://repository.ubaya.ac.id/9051/}, abstract={Dalam penelitian ini dilakukan perbandingan metode Tail Immersion dan Tail Flick terhadap uji efek analgesik Pethidin HCI pada mencit betina (Mus musculus) galur Swiss Webster. Mencit betina dibagi menjadi 2 kelompok secara acak untuk masing-masing metode yaitu kelompok kontrol yang diberi NaCI 0,9% 14 mi/KgBB dan kelompok uji yang diberi Pethidin HCI 35 mg!KgBB dalam bentuk larutan 0,25% secara sub kutan. Parameter yang diamati pada masing-masing metode adalah rentang waktu sampai terjadi jentikkan ekor mencit betina akibat panas yang dihasilkan dari alat Waterbath dan Tail-Flick modifikasi versi 3. Perhitungan statistik dengan uji t-bebas diperoleh basil bahwa ada perbedaan bermakna pada kelompok kontrol dan uji, sehingga dapat dikatakan bahwa alat Waterbath pada metode Tail Immersion dan Tail Flick modifikasi 3 pada metode Tail Hick dapat digunakan untuk uji analgesik. Pada analisa data dengan uji faktorial diketahui bahwa metode Tail Immersion memiliki rentang respon yang lebih lama dibanding metode Tail Flick. } }