@thesis{thesis, author={Maranatha Priscilla Rosalyna }, title ={Uji Aktivitas In Vitro Antibakteri N-Benzoil Sefadroksil Yang Disintesis Dari Sefadroksil Monohidrat.}, year={2001}, url={http://repository.ubaya.ac.id/9197/}, abstract={Resistensi mikroorganisme terhadap antibiotika turunan (3-laktam merupakan masalah utama terapi penyakit infeksi dengan antibiotika. Hal ini mendorong dilakukannya penelitian dan pengembangan senyawa antibiotika. Setelah dilakukan sintesis senyawa N-benzoilsefadroksil oleh Agnes Laurensia, dilakukan pula uji aktivitas anti bakteri senyawa hasil sintesis tersebut. Uji aktivitas anti bakteri N-benzoilsefadroksil dilakukan dengan metode difusi agar menggunakan Cylinder Cup (Ring Diffusion Method), Escherichia coli A TCC 4157, Pseudomonas aeruginosa A TCC I 0418, Sarcina lutea ATCC 9341, dan Staphylococcus aurew; ATCC 6571. Hasil penelitian pada bakteri Escherichia coli A TCC 4157, Sarcina lutea ATCC 9341 , dan Staphylococcus aureus ATCC 6571 menunjukkan bahwa aktivitas senyawa N-benzoilsefadroksil hasil sintesis lebih kecil daripada senyawa sefadroksil. Pada bakteri Pseudomonas aeruginosa ATCC 10418 tidak terjadi daya hambat baik pada senyawa N-benzoilsefadroksil hasil sintesis maupun senyawa asalnya (sefadroksil).} }