@thesis{thesis, author={Kartina (NIM. 2031211011)}, title ={Keanekaragaman serangga diurnal pada perkebunan lada di Kecamatan Tempilang Kabupaten Bangka Barat}, year={2017}, url={http://repository.ubb.ac.id/1520/}, abstract={Jumlah serangga yang ditemukan di Indonesia kurang lebih 250.000 jenis atau 14% dari seluruh biota yang ada di Indonesia. Kecamatan Tempilang memiliki luas wilayah sebesar 398,86 km2. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keanekaragaman serangga diurnal serta peranan serangga yang berada pada perkebunan lada. Data penelitian diambil dari tiga desa yaitu Desa Penyampak, Desa Simpang Tempilang dan Desa Sangku. Pengambilan sampel dilakukan pada perkebunan seluas 1 ha (100m x 100m) yang terbagi kedalam 8 plot dengan ukuran masing-masing 5m x 5m. Penelitian tentang keanekaragaman serangga diurnal pada perkebunan lada di Kecamatan Tempilang berhasil memperoleh 770 individu dari 39 spesies dan 22 famili serangga. Spesies serangga yang paling banyak ditemukan yaitu Leptosia nina malaya dan Dasynus piperis, sedangkan spesies serangga paling sedikit yaitu Diplorhinus furcatus dan Sceliphron lateum. Peranan serangga yang paling banyak diperoleh yaitu sebagai serangga sebagai hama (33%), diikuti penyerbuk (28%), predator (19%), penyebar biji (11%) dan perombak (9%). Data indeks keanekaragaman, indeks kemerataan dan indeks kekayaan jenis dianalisis secara deskriptif. Peranan serangga pada tanaman lada ada yang positif dan negatif.} }