@thesis{thesis, author={Ari Syahrial (NIM. 1021211006)}, title ={Studi kelayakan pengembangan pembangkit listrik berbahan bakar limbah sawit pada PT. Putra Bangka Mandiri}, year={2019}, url={http://repository.ubb.ac.id/2960/}, abstract={Biomassa yang terdapat pada industri pengolahan kelapa sawit (PKS) merupakan produk sampingan seperti cangkang sawit, serat, dan tandan buah kosong. Bahan tersebut dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar minyak BBM. PT. Putra Bangka Mandiri Mendo Barat sebagai perusahaan pengolahan kelapa sawit memiliki kapasitas produksi sebesar 30 ton tbs/jam, berdasarkan produksi tandan buah segar dihasilkan produksi, rata ? rata sebesar 773,483 Ton. Sedangkan bahan bakar untuk boiler menggunakan limbah padat berupa cangkang kelapa sawit 3% (900kg/jam) dan serabut 9,5% (2.850kg/jam) dari TBS olah produksi, dengan pemakaian bahan bakar limbah kelapa sawit 3.750 kg/jam atau 90.000 kg/hari. Besaran nilai kalor yang dihasilkan dari masing-masing limbah padat yang digunakan sebagai bahan bakar pada boiler berupa serat dan cangkang adalah 2,93 kWh/kg dan 5,25 kWh/kg. Sedangkan potensi listrik yang dihasilkan dari limbah padat kelapa sawit sebesar 15.106,87 kWh/hari. Pada perhitungan kelayakan investasi didapatkan dari analisis biomassa, NPV dengan suku bunga bank daerah yaitu 11% adalah Rp 358.546.888.620 (feasible). Sementara (IRR) dengan nilai pendapatan (Ab) dari analisis produksi biomassa didapatkanlah nilai 42,5% dari MARR 11% (feasible), investasi layak. Bahan lainnya seperti tandan kosong dan pome dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan nilai tambah dan profitabilitas bagi PKS.} }