@thesis{thesis, author={Yuliana Krismonni (NIM. 5011711040)}, title ={Analisis hubungan agen dan struktur dalam pengelolaan waterboom badan usaha milik desa di desa mekar jaya kabupaten Belitung Timur}, year={2021}, url={http://repository.ubb.ac.id/5446/}, abstract={Penelitian ini mengenai analisis hubungan agen dan struktur dalam pengelolaan waterboom badan usaha milik desa di Desa Mekar Jaya. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan agen dan struktur dalam mengelola wisata waterboom, dan mengidentifikasi dampak sosial dan ekonomi unit usaha waterboom pada masyarakat Desa Mekar Jaya. Penelitian ini menggunakan teori strukturasi oleh Anthony Giddens. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitis. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan random sampling. Penelitian ini dilakukan di Desa Mekar Jaya Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur. Hasil penelitian menunjukkan hubungan agen dan struktur dalam mengelola objek wisata waterboom membawa pada suatu keberhasilan. Agen dalam penelitian ini kepala desa, pengelola bumdes, RT, kadus, BPD, dan masyarakat. Sedangkan strukturnya berkenaan dengan sistem pengelolaan objek wisata waterboom. Melalui kerja sama yang kuat dan melalui hubungan timbal balik agen dan struktur juga yang kemudian memberikan dampak sosial dan ekonomi. Adapun dampak sosialnya meningkatkan sikap gotong royong dan interaksi sosial dalam masyarakatnya, memberdayakan masyarakatnya melalui berbagai kegiatan pelatihan, dan rasa saling memiliki dan menjaga objek wisata. Sedangkan dampak ekonominya belum cukup dirasakan oleh masyarakanya dikarenakan adanya berbagai infrastruktur yang belum layak digunakan menyebabkan belum dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarkatnya pada arena wisata waterboom. Disisi lain adanya unit usaha waterboom sejak tahun 2020 sampai dengan tahun dilakukan penelitian memang yang datang berkunjung mengalami penurunan drastis, dikarenakan adanya pandemi covid-19, sehingga hal ini belum bisa berdampak bagi perekonomian masyarakat setempat.} }