A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_sessionheueodblrdi6il1uhgub99l1e7s93vna): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Muhammad Nadim (NIM. 1041511044)},
title ={Analisis Kuat Geser Dan Gradassi Tanah Lempung Dengan Penambahan Abu Ampas Tebu Dan Limbah Gypsum},
year={2022},
url={http://repository.ubb.ac.id/5918/},
abstract={Stabilisasi tanah merupakan suatu proses pencampuran tanah dengan bahan-bahan tambah sehingga membuat sifat tanah menjadi lebih baik. Stabilisasi tanah banyak digunakan pada tanah lempung dimana tanah ini merupakan jenis tanah kohesif yang membuat sifat teknis tanah menjadi bermasalah. Pada penelitian ini digunakan stabilisasi kimiawi, dengan menambahkan zat aditif berupa abu ampas tebu sebanyak 5%, 10%, 15% dan limbah gypsum sebanyak 8% dari total sampel. Sampel tanah yang digunakan pada penelitian ini berasal dari Desa Tanjung Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu ampas tebu dan limbah gypsum pada tanah lempung terhadap kuat geser dan gradasi tanah dan untuk mengetahui komposisi campuran abu ampas tebu limbah gypsum yang dapat digunakan untuk stabilisasi tanah lempung sehingga didapatkan nilai maksimum kuat geser tanah. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil pengujian kuat geser mengalami peningkatan seiring meningkatnya kadar abu ampas tebu dan limbah gypsum sehingga membuat jarak antar partikel tanah semakin padat dan meningkatkan daya lekat antar partikel tanah. Hal berbeda terjadi pada pengujian gradasi tanah yakni semakin tinggi persentase abu ampas tebu dan gypsum maka tanah menjadi lebih kasar dibanding dengan tanah lempung asli, sehingga kualitas tanah menjadi lebih baik.}
}