@thesis{thesis, author={Veronika Paskah (NIM. 2071911021)}, title ={Tingkat Pencemaran dan Biokonsentrasi Logam Berat Timbal (Pb) pada Sedimen dan Kerang Darah (Anadara granosa) di Perairan Pantai Tanjung Gunung Kabupaten Bangka Tengah}, year={2023}, url={http://repository.ubb.ac.id/6875/}, abstract={Pencemaran adalah suatu kondisi yang telah berubah dari bentuk asal ke tingkat kualitas yang lebih buruk yang diakibatkan masuknya makhluk hidup, zat, energi maupun komponen lain ke dalam lingkungan laut oleh kegiatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status kontaminasi logam berat timbal (Pb) yang terdapat dalam sedimen dan kerang darah (Anadara granosa), faktor kontaminasi (CF), indeks geoakumulasi (Igeo), faktor pengayaan (EF), faktor biokonsentrasi (BCF), hubungan logam berat timbal (Pb) dengan Total Organic Carbon (TOC) dan fine sediment. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Agustus 2022 di Perairan Pantai Tanjung Gunung, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan metode Purposive Sampling. Konsentrasi logam berat timbal (Pb) pada sedimen berskisar antara 1,39-6,52 mg/kg dan konsentrasi logam berat timbal (Pb) pada kerang darah (Anadara granosa) berkisar antara 0,12-3,78 mg/kg. Hasil faktor kontaminasi rendah (CF<1), nilai indeks geoakumulasi (Igeo<0) yang berarti tidak tercemar, nilai faktor biokonsentrasi (BCF<1) yang berarti rendah dan untuk nilai faktor pengayaan (EF>40) yang menunjukkan tinggi, hal ini dikarenakan dari penerapan konsentrasi background value logam Fe di alam yang berlebihan apabila dengan konsentrasi Fe pada sampel, maka secara langsung dapat mempengaruhi faktor pengayaan. Hubungan logam berat timbal (Pb) dan faktor biokonsentrasi kerang darah dengan Total Organic Carbon (TOC) dan fine sediment memiliki korelasi kuat negatif yang dikarenakan selain adanya pengaruh dari Total Organic Carbon dan fine sediment itu sendiri juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan lainnya, seperti suhu, salinitas, pH, dan kondisi substrat.} }