@thesis{thesis, author={Harys Irvan Airlangga (NIM. 1031711044)}, title ={Evaluasi kinerja unit crushing plant untuk target produksi 4.000 m3 /bulan batu andesit PT Hulu Batu Perkasa Mojokerto Lampung Tengah}, year={2023}, url={http://repository.ubb.ac.id/7918/}, abstract={PT Hulu Batu Perkasa adalah perusahaan tambang batu andesit di Desa Mojokerto, Lampung Tengah. Target produksi sebesar 4.000 m3 /bulan tidak tercapai dimana realisasi Desember 2022 hanya mencapai 3.266 m3 . Penelitian ini mengevaluasi kinerja crushing plant SC-01 dan memberikan alternatif perbaikan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data primer berupa; 10 sampel material tiap conveyor, kecepatan tiap conveyor dengan 30 kali percobaan, 30 data cycle time pengumpanan, 30 data berat muatan dumptruck, 90 data geometri peledakan, 9 foto material peledakan dan waktu hambatan kerja selama 30 hari. Data sekunder berupa; spesifikasi alat, jam kerja dan target produksi. Pengolahan data dengan perhitungan efektivitas alat, nilai ketersediaan dan efisiensi kerja, total produksi, laju pengumpanan, loose material, reduction ratio, serta fragmentasi dan volume peledakan. Hasil diketahui bahwa efektivitas alat sudah baik dengan nilai ?75%, efisiensi kerja dikategorikan buruk karena <64%, total produksi Januari 2023 sebesar 1.748,86 m3 atau 43,72 % dari target, loose material masih dalam batas toleransi yaitu ?5%, nilai reduction ratio tergolong sedang hingga baik, fragmentasi peledakan ?500 mm telah memenuhi target yaitu ?75%, serta kebutuhan material feed telah tercukupi dengan hasil peledakan Januari 2023 sebesar 4.570,73 LCM. Dari hasil tersebut dapat dikatakan faktor utama penyebab target tidak tercapai adalah buruknya efisiensi kerja akibat tingginya waktu hambatan. Usaha perbaikan dilakukan dengan membuat simulasi perhitungan dari 3 alternatif yang berbeda. Alternatif yang direkomendasikan adalah alternatif ke-3 yaitu penambahan 1 unit bunker sekunder dan 1 unit bunker tersier dengan hasil perhitungan diperoleh total produksi sebesar 5.566,78 m3/bulan atau 139,17% dari target produksi.} }