@thesis{thesis, author={Ravy Ray Laksana (NIM. 1041611049)}, title ={Pengaruh Penggunaan Cangkang Sawit Dan Cangkang Telur Terhadap Kuat Lentur Dinding Panel}, year={2023}, url={http://repository.ubb.ac.id/8218/}, abstract={Dinding Panel (Panel Wall) merupakan suatu komponen non structural yang dibuat dari suatu kesatuan blok dinding parsial, kemudian dirangkai menjadi sebuah dinding yang kokoh. Bahan campuran dinding panel memiliki kesamaan dengan bahan campuran beton, sehingga karakteristiknya pun juga menyerupai beton. Inovasi bahan substitusi yang ramah lingkungan akan memungkinkan kontinuitas penyediaan dinding panel ini untuk berbagai tujuan non struktural. Karakter bubuk cangkang sawit dan cangkang telur (CST) yang menyerupai semen digunakan sebagai bahan substitusi semen pada penelitian ini. Substitusi bahan CST digunakan untuk melihat pengaruhnya terhadap kuat lentur dinding panel. Pengujian kuat lentur dinding panel dilakukan setelah berumur 28 Hari dengan diawali dengan masa perawatan. Variasi substitusi yang digunakan yaitu 2% CST, 4% CST serta 6% CST. Nilai kuat lentur beton tanpa bahan substitusi sebesar 7,708 Mpa. Variasi substitusi 2% CST menghasilkan kuat lentur sebesar 6,189 Mpa. Penurunan kuat lentur yang cukup signifikan ini disebabkan oleh penggunaan bahan bubuk cangkang sawit yang tidak mengalami proses pembakaran, sehingga menyebabkan fungsi pozzolan yang terkandung dalam bubuk cangkang sawit tidak bereaksi dengan air dan semen secara maksimal.} }