@thesis{thesis, author={Siti Fatimah (NIM. 2051811012)}, title ={Penerapan teknologi budidaya, panen dan pasca panen padi sawah di Desa Rias Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan.}, year={2024}, url={http://repository.ubb.ac.id/8755/}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk mengukur penerapan teknologi budidaya padi sawah, untuk menghitung pendapatan petani padi sawah, dan untuk mengetahui bagian dari jumlah produksi padi sawah yang dijual dan dikonsumsi dari seluruh hasil panen petani padi sawah di Desa Rias Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan. Waktu dan tempat penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2022 hingga tahap penyelesaian laporan akhir di Desa Rias Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei. Metode penarikan contoh adalah metode atau cara yang digunakan untuk menentukan jumlah dan anggota sampel. Jumlah sampel ada 110 responden yang dipilih mewakili populasi berdasarkan kesamaan karakter.Penentuan daerah sampel di Desa Rias dilakukan secara sengaja (purposive), dengan mempertimbangkan bahwa Desa Rias merupakan daerah penghasil padi sawah terbanyak di daerah Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi budidaya padi sawah di Desa Rias Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan untuk setiap indikator rata-rata 56,9% tergolong sedang. Pendapatan petani padi sawah di Desa Rias Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan adalah Rp.7.213.761 permusim tanam. Pendapatan perbulan rata-rata petani budidaya padi sawah di Desa Rias sebesar Rp.5.606.537/ bulan tergolong sangat tinggi. Bagian dari jumlah produksi padi sawah yang dijual dan konsumsi dari seluruh hasil panen petani padi sawah di Desa Rias Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan rata-rata dalam satu musim tanam sebesar 3.128 kg, sebanyak 2.577 kg atau 82,38% dijual dan 551 kg atau 17,62% dikonsumsi sendiri untuk memenuhi kebutuhannya.} }