@thesis{thesis, author={Muhammad Ghizea (NIM. 1011711035)}, title ={Pengaruh jumlah mata bajak tipe cangkul pada mesin penggembur tanah terhadap kinerja mesin}, year={2024}, url={http://repository.ubb.ac.id/9550/}, abstract={Pertanian tradisional memiliki beberapa tahapan didalamnya, salah satunya adalah proses penggemburan tanah yang umumnya dilakukan dengan menggunakan cangkul. Filgantara, dkk (2024) pada penelitiannya telah membuat mesin penggembur tanah menggunakan mata bajak jumlah 5 tipe cangkul dengan hasil penggemburan tanah pada lahan seluas 28 m2 mendapatkan nilai kinerja mesin rata-rata 0,66 m2/detik dan hasil kedalaman rata-rata 10,10 cm. Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil terhadap penggemburan tanah yaitu jenis mata bajak, jumlah mata bajak, sudut jarak tiap mata bajak, dan bobot mata bajak. Untuk mendapatkan kinerja mesin yang optimal, dilakukan penelitian lebih lanjut menggunakan mata bajak yang berbeda yaitu mata bajak jumlah 4 dan 6. Kemudian hasil dari pengujian dibandingkan dengan hasil dari penelitian sebelumnya. Proses penggemburan dilakukan pada lahan seluas 28 m2 sebanyak 3 kali pengujian dimana pada 1 kali pengujian dilakukan 3 kali pengulangan. Hasil mata bajak jumlah 4 mendapatkan rata-rata waktu yaitu 18,42 detik dan kinerja mesin yang dihasilkan yaitu mampu membajak 0,65 m²/detik dengan hasil kedalaman rata-rata 11,40 cm. Sedangkan pada mata bajak jumlah 6 mendapatkan rata-rata waktu yaitu 15,98 detik dan kinerja mesin yang dihasilkan yaitu mampu membajak 0,75 m²/detik dengan hasil kedalaman rata-rata 12,40 cm.} }