@thesis{thesis, author={Riski Islamiyati (NIM. 1041711066)}, title ={Pengaruh Penambahan Limbah Flue Gas Desulfurization (FGD) Gypsum dan Abu Tongkol Jagung Terhadap Kuat Geser dan Plastisitas Tanah Lempung}, year={2024}, url={http://repository.ubb.ac.id/9557/}, abstract={Tanah lempung merupakan salah satu tanah yang memiliki daya dukung yang rendah, plastisitas yang tinggi dan mudah mengalami penurunan. Pada kondisi tanah yang seperti ini, dapat ditemukan di daerah Kulan-Kampak Tua Tunu, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh limbah Flue Gas Desulfurization (FGD) Gypsum dan Abu Tongkol Jagung (ATJ) terhadap tanah lempung dan untuk mengetahui nilai maksimum kuat geser tanah serta nilai minimum plastisitas tanah. Bahan stabilisasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu Abu Tongkol Jagung (ATJ) dengan variasi campuran 15% dan limbah Flue Gas Desulfurization (FGD) Gypsum dengan variasi campuran 15%, 18% dan 21% yang berjumlah 65 sampel benda uji. Hasil pengujian yang didapatkan nilai maksimum kuat geser pada variasi 15% Abu Tongkol Jagung (ATJ) dan 21% limbah Flue Gas Desulfurization (FGD) Gypsum yaitu sebesar 64,744 kN/m2,. Nilai maksimum kuat geser dipengaruhi oleh penambahan Abu Tongkol Jagung (ATJ). Sedangkan, untuk nilai minimum pada penurunan nilai plastisitas tanah variasi 15% Abu Tongkol Jagung (ATJ) dan 21% limbah Flue Gas Desulfurization (FGD) Gypsum yaitu dengan nilai 8,17% yang dipengaruhi oleh dengan penambahan limbah FGD Gypsum.} }