@thesis{thesis, author={Hesron Ginting}, title ={Usulan Perancangan Perbaikan Proses Produksi Pipe Intake EW021 Dengan Menggunakan Lean Manfuctur Di PT Wika Kontruksi Dan Industri.}, year={2017}, url={http://repository.ubharajaya.ac.id/1492/}, abstract={Kebutuhan pelanggan yang semakin tinggi dan beragam menjadi faktor utama yang mempengaruhi pertumbuhan industri manufaktur. Situasi ini menuntut perusahaan manufaktur untuk bersaing dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. PT Wika Kontruksi dan industri sebagai sebuah perusahaan manufaktur, juga dituntut untuk memiliki produktivitas yang tinggi guna memenuhi kebutuhan pelanggannya agar perusahaan dapat bertahan ditengah persaingan industri manufaktur sejenis, produk yang dibahas adalah Pipe Intake EW021. Sistem yang di pakai saat ini adalah sistem tarik. Penggambaran sistem produksi pada saat ini dilakukan dengan menggunakan current state value stream mapping. Dari hasil perhitungan didapat process cycle efficiency (PCE) kondisi saat ini 84,46%. Dari hasil pengamatan didapat bahwa di lantai produksi PT Wika Industri dan Kontruksi masih terdapat pemborosan yang tidak memberi nilai tambah bagi perusahaan. Hal ini menyebabkan perusahaan sulit untuk memenuhi target permintaan konsumen dengan rata-rata 11 unit/hari. Dari hasil identifikasi pemborosan dengan menggunka metode Process Activity Mapping (PAM), didapat bahwa pemborosan dominan yang terjadi pada proses produksi produk Pipe Intake EW021 adalah pemborosan delay. Dari analisis penyebab terjadi pemborosan terlihat bahwa akar permasalahan dari pemborosan tersebut adalah terlalu besar waktu untuk penyimpanan dan kurangna man power pada elemen kerja machining. berdasarkan akar permasalahan pemborosan tersebut, diajukan beberapa usulan untuk mengatasi permasalahan yang ada yaitu dengan menghilangkan waktu penyimpanan pada statsiun kerja sand blowing, machining dan finishgood dan menambah man power pada elemen kerja machining. Hasil dari usulan ini kemudian digambarkan dengan future state value stream mapping. Dengan adanya usulan yang diajukan , process cycle efficiency (PCE) meningkat menjadi 91,22%. Kata kunci: Value Stream Mapping, Pemborosan, process cycle efficiency, Process Activity Mapping} }